PEMALANG, beritajateng.tv – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Andika-Hendi menegaskan komitmennya pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Mereka pun siap digeruduk nelayan jika terdapat hal yang luput dari perhatian.
Hendi yang mewakili Andika berdialog dengan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Asemdoyong, Kabupaten Pemalang, Rabu, 3 Oktober 2024.
Mantan Walikota Semarang tersebut menyampaikan bahwa ia bersama Andika mendapat amanah untuk maju sebagai pasangan calon dalam Pilgub Jateng 2024 karena memiliki komitmen yang akan terus mereka pegang sampai nantinya terpilih.
“Saya bukan anak pejabat, saya bukan anak konglomerat, tapi saya punya komitmen. Maka komitmen itulah yang hari ini coba kita bangun untuk bersama-sama memajukan TPI Asemdoyong,” tutur Hendi.
BACA JUGA: Tim Hukum Andika-Hendi Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Bawaslu Jateng, Buntut Kasus Netralitas Kades
Adapun dalam dialog tersebut para nelayan mengeluh kepada Hendi terkait pendangkalan muara yang membuat kapal untuk melaut rusak.
Casmo selaku perwakilan nelayan menyampaikan bahwa permasalahan pendangkalan muara selalu luput dari perhatian pemerintah meski telah nelayan keluhkan. Untuk itu Casmo berharap Andika dan Hendi tidak juga mengesampikan permasalah tersebut ketika nantinya terpilih.
“Jadi tolong pak, dampak yang kita terima itu banyak kerusakan akibat pendangkalan muara tersebut. Jadi tolong perhatiannya dari Pak Andika maupun Pak Hendi karena kami tidak ingin seperti mendorong mobil mogok. Kita dorong tapi nanti yang mendorong di tinggal seperti itu pak,” tutur Casmo.
Terkait keluhan nelayan tersebut, Hendi sendiri menegaskan pentingnya komunikasi berjalan terus agar tidak ada urusan yang terlewat.
“Siap, tapi yang perlu diketahui bahwa Pak Andika maupun saya tidak punya ilmu kebatinan. Jadi nanti kalau nanti muaranya tidak kunjung ada yang mengeruk, jangan hanya dibatin, tapi sampaikan kepada Pak Andika atau saya,” tuturnya.
Hendi sendiri pun menegaskan bahwa ia bersama Andika siap para nelayan geruduk jika nantinya ada hal – hal yang luput dari perhatian.
“Pak Andika dan Hendi punya nomor handphone, punya rumah dinas yang jelas nantinya, punya kantor resmi nantinya yang kemudian bisa bapak geruduk kalau ternyata pemerintah nggak ada perhatian,” tegasnya.
BACA JUGA: Momen Hari Santri Nasional, Andika-Hendi Ziarahi Makam K.H. Hasyim hingga Gus Dur
Sementara itu, selain melakukan dialog dengan para nelayan, Hendi juga berkesempatan meninjau langsung aktivitas tempat pelelangan ikan di Asemdoyong, Kabupaten Pemalang.
Terdampingi oleh mantan Bupati Pemalang Junaedi, Hendi juga berdialog langsung dengan masyarakat yang sedang beraktivitas di tempat pelelangan ikan tersebut. (*)
Editor: Farah Nazila





