SEMARANG, beritajateng.tv — Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Semarang masih menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resor (Polres) Semarang. Untuk menekan angka kecelakaan tersebut, Polres Semarang menggelar Operasi Keselamatan Candi 2026.
Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Semarang, sepanjang periode Januari 2025 hingga awal Februari 2026 terjadi sebanyak 70 peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Semarang.
Dari jumlah tersebut, kecelakaan lalu lintas telah merenggut 15 korban jiwa. Kendaraan yang terlibat didominasi sepeda motor dan truk angkutan barang.
Data tersebut disampaikan dalam kegiatan Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 Polres Semarang yang dilaksanakan di Mapolres Semarang, Senin, 2 Februari 2026.
Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menyebutkan bahwa angka kecelakaan pada periode awal tahun tersebut tergolong tinggi. Selain faktor cuaca pada awal tahun yang bertepatan dengan puncak musim hujan, terdapat sejumlah faktor lain yang turut memengaruhi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
BACA JUGA: Satlantas Polres Blora Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Utamakan Edukasi Pengendara
“Faktor tertinggi penyebab kecelakaan lalu lintas adalah human error atau kesalahan pengendara, seperti kurang hati-hati serta lalai terhadap kondisi dan kelayakan kendaraan,” ujarnya.
Selain itu, kondisi infrastruktur jalan juga menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, perlu upaya bersama untuk menumbuhkan budaya tertib, aman, dan berkeselamatan dalam berlalu lintas.
Upaya tersebut antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Semarang.
Terkait kondisi jalan, Satlantas Polres Semarang telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk melakukan perbaikan pada ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan.
“Sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang di wilayah Kabupaten Semarang telah instansi terkait perbaiki sesuai dengan kewenangannya,” tegas Lingga.
Operasi Keselamatan Candi 2026 Sampai 15 Februari
Sementara itu, Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama dua pekan, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.





