SALATIGA, beritajateng.tv — Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengkolaborasikan berbagai fakultas untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Salatiga.
Upaya tersebut ԁilakukan melalui program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar langsung warga, seperti Salatiga Anti Stunting (SAS), Smart Farming Anti Stunting, dan Gerakan Orang Tua Asuh Anti Stunting (GENTING).
Rektor UKSW, Prof. Intiyas Utami, mengatakan program tersebut merupakan kolaborasi lintas fakultas yang ԁilakukan secara berkelanjutan.
BACA JUGA: Perkuat Dialog dan Harmoni, UKSW Segera Luncurkan Pusat Studi Agama dan Hubungan Kristen–Muslim
“Program ini melibatkan berbagai fakultas dan telah ԁilaksanakan secara konsisten selama satu dekade di Kota Salatiga,” ujarnya, Kamis, 9 April 2026.
Adapun fakultas yang terlibat antara lain Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM), Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), serta Fakultas Psikologi (FPsi).
Menurut Intiyas, konsistensi program tersebut telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah, salah satunya melalui penghargaan GENTING Award kategori Mitra Pentahelix Perguruan Tinggi pada GENTING Collaboration Summit 2025.
Program Smart Farming Anti Stunting UKSW Salatiga
Sementara itu, Dekan FISKOM UKSW, Dr. Sri Suwartiningsih, menambahkan program Smart Farming Anti Stunting yang ԁimulai pada akhir 2025 berlanjut hingga 2026 di empat lokasi, yakni dua titik di Kalitaman dan dua titik di Pancuran.
Program ini juga melibatkan berbagai mitra, seperti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas P3APPKB Kota Salatiga, serta Dapur Sehat (Dashat) di empat kecamatan.
Selain itu, UKSW turut mendampingi sekitar 20 keluarga yang memiliki anak stunting agar dapat keluar dari kondisi tersebut pada 2026.
Konsep Smart Farming Anti Stunting ԁilakukan dengan pendekatan lintas sektor. Meliputi pemenuhan gizi melalui Dapur Sehat dan Warung Peduli Stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga penguatan aspek sosial dan psikologis keluarga.
BACA JUGA: Seru dan Unik! Mahasiswa Internasional UKSW Belajar Wirausaha Olahan Singkong di Salatiga





