Olahraga

Ter Stegen Angkat Bicara Soal Kehilangan Ban Kapten: Isu yang Beredar Tak Benar

×

Ter Stegen Angkat Bicara Soal Kehilangan Ban Kapten: Isu yang Beredar Tak Benar

Sebarkan artikel ini
Momen Ter Stegen Memberikan semangat kepada rekan satu tim sebelum pertandingan
Momen Ter Stegen Memberikan semangat kepada rekan satu tim sebelum pertandingan (Sumber: Instagram@mterstegen1)

SEMARANG, beritajateng.tv- Marc-André ter Stegen akhirnya angkat bicara terkait hilangnya posisi kapten Barcelona yang berhubungan dengan masalah dokumen medis cedera yang ia alami.

Kiper asal Jerman ini menegaskan bahwa kabar yang beredar tidak benar dan menuturkan komitmennya untuk tetap bekerja sama dengan pihak klub.

Lewat pernyataan resmi di media sosial, ter Stegen menyampaikan pandangannya terkait situasi itu. Ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah segera kembali merumput untuk memberikan kontribusi bagi tim.

Sebelumnya, Barcelona memberikan sanksi disiplin sekaligus mencopot ban kapten dari ter Stegen.

Keputusan tersebut terjadi lantaran kiper asal Jerman itu menolak menandatangani dokumen penting untuk mendaftarkan pemain baru sesuai aturan La Liga.

Postingan ter Stegen

Via akun X, ter Stegen menyampaikan bahwa beberapa bulan terakhir merupakan masa yang berat baginya, baik secara fisik maupun mental.

Ia menegaskan bahwa keputusan menjalani operasi telah melalui konsultasi dengan tim medis dan mendapatkan persetujuan penuh dari pihak klub.

BACA JUGA: Prediksi Line Up Timnas Putri Indonesia untuk Hadapi Vietnam di Piala AFF Putri 2025

“Beberapa bulan terakhir ini sangat sulit bagi saya, baik secara fisik maupun pribadi. Seperti pemain lain, setelah mengalami cedera, satu-satunya prioritas saya selalu untuk kembali ke lapangan secepat mungkin, semata-mata termotivasi oleh keinginan membantu tim dan melakukan hal yang paling saya cintai: Bertanding,” tulis ter Stegen dalam cuitannya pada akun X resminya.

“Dalam beberapa minggu terakhir, banyak hal telah dikatakan tentang saya, beberapa di antaranya sama sekali tidak berdasar. Oleh karena itu, saya merasa perlu untuk menyampaikan versi saya dengan rasa hormat, namun juga dengan kejelasan.”

Ia menuturkan bahwa pilihan untuk menjalani operasi muncul setelah berdiskusi dengan tim medis dan memperoleh persetujuan sepenuhnya dari klub.

“Keputusan untuk menjalani operasi dibuat setelah berkonsultasi dengan para profesional medis dan sepenuhnya disetujui oleh klub, selalu dengan tujuan mengutamakan kesehatan dan karier saya dalam jangka panjang,” lanjutnya.

“Tujuan ini jelas sepenuhnya selaras dengan misi FC Barcelona, yaitu memungkinkan saya kembali secepat mungkin demi terus berjuang meraih trofi. Saya pun secara terbuka membagikan perkiraan waktu pemulihan yang telah ditentukan oleh para ahli medis terbaik, dengan segala prosesnya selalu dikomunikasikan bersama klub.”

Awal Mula Konflik

Barcelona mencopot ter Stegen dari jabatan kapten usai ia menolak menandatangani formulir medis yang menjadi syarat La Liga.

Dokumen itu berfungsi agar klub bisa mendaftarkan pemain baru dengan memanfaatkan regulasi untuk pemain yang mengalami cedera setidaknya selama empat bulan.

Keadaan semakin rumit ketika ter Stegen mengumumkan masa pemulihan tiga bulan, berbeda dari perkiraan yang klub harapkan.

BACA JUGA: Perkiraan Formasi Madura United Vs Persis Solo di Laga Pembuka Super League 2025/2026

Tanpa tanda tangannya, Barcelona tak bisa mendaftarkan pemain baru seperti Joan Garcia atau mengurangi beban gaji tim.

Tindakan klub tersebut memunculkan dugaan bahwa ter Stegen sengaja menghalangi proses itu. Namun, kiper asal Jerman itu dengan tegas membantah tuduhan tersebut melalui pernyataannya.

Penyelesaian Kasus dengan Klub

ter Stegen menegaskan bahwa profesionalisme, rasa hormat, serta komitmen selalu ia pegang teguh sepanjang kariernya.

Ia juga mengungkapkan memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan klub, kota, dan para suporternya.

ter Stegen menyatakan “Sepanjang perjalanan karier saya, saya senantiasa berupaya menjaga sikap profesional, menunjukkan rasa hormat, serta berkomitmen penuh kepada lambang klub yang saya bela.”

“Saya memiliki rasa sayang yang besar kepada FC Barcelona, kota ini, dan orang-orangnya, yang telah mendukung saya selama bertahun-tahun. Komitmen saya terhadap warna ini tetap mutlak.”

Dalam pernyataannya, ia menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan manajemen guna memberikan izin, asalkan permasalahan selesai secara damai.

Pada akhirnya, masalah tersebut berakhir dengan baik dan ter Stegen kembali dipercaya mengenakan ban kapten.

Selama kasus ini bergulir, ban kapten Barcelona akan dipegang oleh Ronald Araujo. Meski begitu, kepastian pendaftaran Joan Garcia dan Wojciech Szczesny masih belum jelas.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp