Politik

Tim Prabowo Gibran: Ekonomi Syariah Pilar Penting untuk Indonesia Maju 2045

×

Tim Prabowo Gibran: Ekonomi Syariah Pilar Penting untuk Indonesia Maju 2045

Sebarkan artikel ini
Prabowo Gibran Ekonomi Syariah
Tim Ekonomi Prabowo Gibran, Rezza Artha saat menyampaikan bahwa Ekonomi Syariah merupakan pilar penting Ekonomi Indonesia 2045. (Ellya/beritajateng.tv)

JAKARTA, beritajateng.tv – Tim Ekonomi Prabowo Gibran, Rezza Artha menyampaikan bahwa Ekonomi Syariah harus menjadi pilar penting Ekonomi Indonesia menuju 2045.

Hal ini ia sampaikan saat pemaparan antar Tim Paslon dari semua Capres Cawapres pada Peluncuran Indonesia Sharia Economic Outlook 2024.

Kegiatan ini merupakan gagasan Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah FEB UI di Auditorium FEB UI, Rabu 6 Desember 2023. Hadir pula Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Menurut Tim Prabowo Gibran, Ekonomi Syariah harus dapat memberikan nilai tambah yang signifikan dalam perekonomian.

“Jika kita ingin menjadi juara dunia dalam perekonomian menyongsong 2045. Hal ini karena Indonesia yang memiliki jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia,” katanya.

Maka, lanjutnya, potensi pengembangan Ekonomi Syariah sangatlah menjanjikan. Untuk itu Prabowo Gibran sangat berkomitmen pada Ekonomi Syariah sebagaimana tercantum dalam Asta Cita butir ke-2.

Ada 5 gagasan penting yang disampaikan dalam paparan tersebut. Antara lain memperkuat regulasi dan kelembangaan ekonomi syariah, penguatan perbankan syariah, pengembangan industri halal. Pembangunan ekonomi desa dan pesantren, serta pemberdayaan zakat, infaq, shodaqoh, dan wakaf.

Dalam pelaksanaan pengembangan Ekonomi Syariah tentunya Prabowo Gibran jika nanti terpilih akan terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai elemen. Seperti MUI, NU, Muhammadiyah, MES, IAEI, ICMI, Asbisindo, AFSI, PPHI, Fossei, Isyef, Hijrahfest, Tajir, Chef Halal, dan semua asosiasi Ekonomi Syariah baik nasional maupun lokal.

Selain itu dalam paparannya Rezza Artha juga menyampaikan tentang pentingnya para pelaku Ekonomi Syariah untuk bisa inovatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Dan membawa masyarakat perkotaan untuk berinvestasi di desa.

Selain nilai investasinya yang masih murah, program pemerintah seperti desa wisata membuat desa semakin menarik.

Bidang agroindustri dan peternakan juga masih menjanjikan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Kedepan Ekonomi Syariah harus bisa menangkap peluang itu, sehingga bisa membantu suplai pangan dengan harga yang terjangkau. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp