SEMARANG, beritajateng.tv – Timbunan sampah selama libur Lebaran 2025 di Kota Semarang mencapai 5.539.730 ton. Angka itu cenderung turun dari Lebaran tahun 2024 lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Arwita Mawarti mengatakan, timbunan sampah di ibu kota Jawa Tengah saat Lebaran terbilang besar dari hari biasa.
Namun, jika ia banding pada tahun 2024 lalu dan pada periode yang sama yakni libur Lebaran 2024, tumpukan sampah cenderung turun. Tercatat, sampah selama Lebaran 2024 sebanyak 5.841.730 ton. Terhitung, libur Lebaran tahun ini turun 302.000 ton.
BACA JUGA: Viral Truk Pengangkut Sampah di Semarang Bolong dan Memprihatinkan, DLH: Kami Tarik dan Masuk Bengkel!
“Turunnya memang tidak banyak. Sepertinya karena jumlah pemudik yang pada tahun ini berkurang,” ungkap Arwita, pada Kamis, 10 April 2025.
Menurut dia, pengelolaan sampah pada libur Lebaran cukup terkendali. Hal itu tak lain karena adanya Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup tentang pengendalian persampahan.
Tak hanya itu, terbit pula Surat Edaran Walikota Semarang tentang Libur Lebaran Minim Sampah.
Dengan adanya kebijakan tersebut, para organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pemangku wilayah seperti kecamatan dan kelurahan telah bergerak melakukan pengendalian di titik-titik timbunan sampah.
“Terutama misalnya di wilayah-wilayah komersial seperti mall, resto, cafe itu kemungkinan akan timbul titik-titik sampah lebih lebih banyak,” sebutnya.
Pihaknya meminta maaf karena belum maksimal dalam pengelolaan sampah ketika libur Lebaran. Pasalnya, para petugas pengangkut sampah bekerja berdasarkan sistem shift.
“Kalau hari kerja cenderung semua bertugas, tetapi kalau Lebaran, tetap ada gantian liburnya. Sehingga mungkin itu bisa mengakibatkan agak sedikit tertunda,” jelasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





