JatengPeristiwa

Tinggal 6 Titik Api, Ita Terus Pantau Proses Water Bomb Pemadaman Kebakaran di TPA Jatibarang

×

Tinggal 6 Titik Api, Ita Terus Pantau Proses Water Bomb Pemadaman Kebakaran di TPA Jatibarang

Sebarkan artikel ini
6 Titik Api
Helikopter water bombing tengah berupaya memadamkan 6 titik api sisa kebakaran di TPA Jatibarang Semarang, Minggu 24 September 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut tinggal 6 titik api sisa kebakaran di TPA Jatibarang Semarang yang jadi sasaran helikopter water bombing.

Mbak Ita, sapaan akrabnya, terus memantau proses water bomb 6 titik api kebakaran di TPA Jatibarang.

Ia memastikan proses pemadaman berjalan lancar, termasuk salah satunya dengan memimpin langsung upaya pemadaman api menggunakan water bomb pada Minggu 24 September 2023.

Pemadaman 6 titik api menggunakan helikopter jenis Puma Super milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ini adalah sortie (pengambilan air) kedua untuk pemadaman di wilayah TPA Jatibarang. Kemarin ada 52 kali penyemprotan. Dari 30 titik awal yang kami monitor kemarin sudah mulai padam. Tadi pagi masih terdeteksi ada 6 titik,” ujar Mbak Ita, Minggu.

BACA JUGA: Video Helikopter Water Bombing Siram 30 Titik Kebakaran TPA Jatibarang

Menurutnya, jika ia pantau dari permukaan menggunakan drone memang sudah tidak ada api maupun asap. Tetapi pihaknya memprediksi di dasar gunungan sampah masih ada bara api yang sewaktu-waktu dapat menyala lagi.

“Hasil koordinasi dengan Pak Kolonel Hery Setiono (Tenaga Ahli Kepala BNPB) menyampaikan hari ini ada 3 sortie. Yang satu sortie-nya 3 jam mulai setengah 8. Kemudian sudah sekitar 16 kali (rit). Rencananya besok satu hari lagi (water bombing),” terangnya.

Mbak Ita mengatakan bahwa pemadaman bara api dengan helikopter water bombing ia lakukan sesuai dengan perintah Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. PJ Gubernur Jateng Nana Sudjana telah meninjau lokasi kebakaran beberapa waktu lalu.

Helikopter water bombing yang terbang mengangkut 4.000 liter air dari Waduk Jatibarang, dapat membantu pemadaman dari udara selama 3-4 jam.

“Mudah-mudahan dua hari ini apinya bisa padam. Karena jika sampahnya ini seperti tanah gambut maka bara apinya sampai ke dalam-dalam,” tandas Mbak Ita. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp