Jateng

Tradisi Suro PSHT Cabang Sragen, 1.594 Warga Baru Naik Tingkat Jadi Warga Tingkat I

×

Tradisi Suro PSHT Cabang Sragen, 1.594 Warga Baru Naik Tingkat Jadi Warga Tingkat I

Sebarkan artikel ini
psht
Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sragen Pusat Madiun, Sunanto. (Heri/beritajateng.tv)

SRAGEN, beritajateng.tv – Sebanyak 1.594 calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Pusat Madiun resmi disahkan menjadi warga tingkat I dalam prosesi pengesahan bulan Suro atau Muharram 2026.

Kegiatan pengesahan berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (19–20 Juni 2026). Yang berlokasi di Padepokan PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Ketua Cabang PSHT Sragen Pusat Madiun, Sunanto, menjelaskan pengesahan tersebut menjadi momentum bagi para calon warga baru untuk memasuki jenjang baru sebagai bagian dari keluarga besar PSHT.

BACA JUGA: Fakta-fakta Pria Viral Pakai Kebaya Perempuan saat Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran 

Menurutnya, warga baru yang telah di sahkan memiliki tanggung jawab untuk mengamalkan nilai-nilai organisasi yang telah di berikan selama proses latihan.

“Adik-adik calon warga baru, setelah menjadi warga SH Terate harus menjalankan apa yang telah para pelatih beri. Jadilah warga yang mampu menjaga sikap, nama baik organisasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sunanto.

Sunanto juga berpesan agar warga baru tidak mudah terbawa suasana maupun melakukan kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri dan organisasi.

Ia mengimbau para warga baru untuk tetap menjaga ketertiban, terutama setelah rangkaian pengesahan selesai.

“Kami berharap warga baru cukup mengikuti rangkaian yang telah ditentukan dan tetap menjaga kondusivitas. Jangan sampai melakukan hal-hal yang justru merugikan diri sendiri maupun keluarga besar SH Terate,” katanya.

Dalam pelaksanaan tahun ini, pengesahan terbagi menjadi dua gelombang. Pada Jumat malam, sebanyak 761 calon warga dari 10 ranting mengikuti prosesi pengesahan. Sementara pada Sabtu malam, sebanyak 833 calon warga dari 10 ranting lainnya menjalani prosesi serupa.

Total keseluruhan calon warga baru yang di sahkan mencapai 1.594 orang.

Terkait tradisi pengesahan yang berlangsung pada bulan Suro atau Muharram, Sunanto menyebut momentum tersebut memiliki nilai historis dan spiritual bagi keluarga besar PSHT.

Menurutnya, bulan Muharram menjadi bagian dari tradisi yang di wariskan para pendahulu organisasi dan menjadi waktu untuk memperkuat nilai persaudaraan.

“Bulan Suro memiliki nilai spiritual bagi warga SH Terate. Harapannya seluruh rangkaian kegiatan membawa keberkahan, keselamatan, dan semakin memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan SH Terate Cabang Sragen, Kangmas Harmono, S.H., menegaskan bahwa menjadi warga baru SH Terate bukan hanya tentang kemampuan bela diri, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial.

BACA JUGA: Terkadang Berselisih, 3 Perguruan Silat di Blora Kini Bagi Takjil Bareng, Jaga Kerukunan Saat Ramadan

Ia berharap warga baru mampu menjadi pribadi yang berbudi luhur, memahami nilai kebenaran, serta mampu membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Saya berharap adik-adik warga baru menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur, menjadi kebanggaan keluarga, organisasi, bangsa, dan negara. Jagalah nama baik persaudaraan di mana pun berada,” pesan Harmono.

Dengan berbagai persiapan yang terlaksana, PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun berharap seluruh rangkaian pengesahan warga baru tahun 2026 dapat berjalan aman, tertib, serta tetap menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp