BACA JUGA: Grebeg Suro Giri Kusumo Sambut Datangnya 1 Muharram 1445 H
“Pertama kali dapetnya. (Sambil membawa bungkusan uang logamnya) dari Raja langsung loh ini, dari Raja langsung. Harus muter-muter dulu karena semuanya ditutup, jadi kita sampe setengah delapan. Parkirnya jauh, jalan kaki ke sini,” sambungnya.
Usai pagelaran Kirab Budaya dan tradisi udik-udik berlangsung, peserta dan tamu undangan mengikuti meditasi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam pada jam 12 malam tepat.
Berlangsungnya meditasi ini juga tak terlepas dari esensi Perayaan Malam Suro, yaitu sebagai refleksi menuju pribadi yang lebih baik di tahun baru. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





