“Semarang Introducing market itu diadakan untuk bisa menggerakkan para pelaku UMKM, mereka semakin semangat berjualan terutama diharapkan mereka bisa naik kelas, karena harapannya kalau mereka bisa berjualan dengan kualitas yang baik, harganya juga kompetitif, kemudian packaging nya bagus,” terang Hendi.
“Dengan demikian, harapannya produk UMKM tidak hanya dibeli di rumahan saja tetapi bisa di kelas cafe, hotel bahkan bisa diekspor. Di situlah ada value added (nilai tambah) harganya semakin meningkat dan kelak UMKM itu akan mendapatkan profit yang luar biasa,” pungkasnya. (Ak/El)





