BLORA, beritajateng.tv – Sekitar 4.000 peserta dari unsur pemerintahan kecamatan dan desa se-Kabupaten Blora menggelar Kenduri Desa di Alun-alun Kabupaten Blora, Senin, 12 Januari 2025.
Selain sebagai peringatan Hari Desa 2026, kegiatan ini juga terisi doa bersama serta penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Sumatera, Aceh, dan sejumlah daerah lainnya.
Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Dr. H. Tabrani mengapresiasi peringatan Hari Desa di Blora yang dinilai berbeda dari daerah lain.
“Pelaksanaan Hari Desa di Blora ini unik. Biasanya seremonial, tapi di sini terkemas dengan kenduri dan doa bersama. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Tabrani.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Desa di Blora sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Kenduri Desa tersebut dihadiri Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Dr. H. Tabrani, Bupati Blora Arief Rohman, Forkopimda Blora, serta ribuan aparatur desa.
BACA JUGA: Klaim Lahan Pribadi, Warga di Blora Pasang Pondasi di Tengah Jalan Desa
Peserta terdiri dari seluruh camat, ketua TP PKK kecamatan, kepala desa, perangkat desa, anggota BPD, hingga tenaga pendamping profesional se-Kabupaten Blora.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan Kenduri Desa berlangsung sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa agar desa-desa di Blora terus berkembang dan maju.
“Hari ini kita kenduri sebagai wujud syukur di Hari Desa. Semoga desa-desa di Blora semakin maju dan seluruh aparatur desa diberikan kesehatan serta keselamatan dalam mengawal pembangunan,” ujar Arief.
Pada kesempatan itu, Arief bersama seluruh peserta juga memanjatkan doa untuk daerah-daerah yang terdampak bencana alam. Selain doa, terlaksana juga penggalangan dana yang nantinya untuk korban banjir di Sumatera dan Aceh.





