Jateng

Usai Arus Mudik-Balik Lebaran 2026, Terminal Tingkir Salatiga Catat Lonjakan Pergerakan Bus dan Penumpang

×

Usai Arus Mudik-Balik Lebaran 2026, Terminal Tingkir Salatiga Catat Lonjakan Pergerakan Bus dan Penumpang

Sebarkan artikel ini
Arus Terminal Tingkir Salatiga
Suasana ruang tunggu penumpang di Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, pada saat layanan arus mudik/balik Lebaran 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SALATIGA, beritajateng.tv — Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, mencatat peningkatan kinerja selama periode pelayanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir, Vicky Chandra Yanuar, mengungkapkan bahwa periode pelayanan arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung pada 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

Penutupan Posko Lebaran 2026 secara resmi berlangsung serentak di seluruh Indonesia oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Senin, 30 Maret 2026.

Secara umum, kinerja pelayanan angkutan Lebaran di Terminal Tipe A Tingkir mengalami peningkatan signifikan selama periode tersebut.

BACA JUGA: Aksi Satlantas Polres Salatiga Padamkan Kebakaran Mobil Pemudik di Tol, Sibak Lalu Lintas Padat Merayap

“Total armada bus yang diberangkatkan mencapai 5.541 unit. Alias naik 10,14 persen daripada Lebaran tahun sebelumnya,” ujar Vicky, Selasa, 31 Maret 2026.

Untuk jumlah pergerakan penumpang, lanjutnya, tercatat sebanyak 17.692 orang atau meningkat 19,43 persen ketimbang Lebaran 2025.

Vicky menjelaskan, puncak arus mudik di Terminal Tipe A Tingkir terjadi lebih awal, yakni pada H-3 Lebaran atau Rabu, 18 Maret 2026.

“Pada puncak arus mudik tersebut, tercatat 343 bus dengan total pergerakan penumpang, baik datang maupun berangkat, mencapai 1.049 orang,” katanya.

Lonjakan Pergerakan Bus dan Penumpang Arus Balik di Terminal Tingkir Salatiga

Sementara itu, pada periode arus balik, Terminal Tipe A Tingkir mencatat dua gelombang puncak. Yakni pada H+3 atau Selasa, 24 Maret 2026, dan H+8 atau Minggu, 29 Maret 2026.

Pada puncak arus balik pertama, tercatat sebanyak 400 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) datang dan berangkat. Sedang total pergerakannya mencapai 1.604 penumpang.

Adapun pada puncak arus balik gelombang kedua, tercatat 431 pergerakan bus AKAP dan AKDP dengan jumlah penumpang mencapai 1.530 orang.

BACA JUGA: Dugaan Kena PHK Sepihak Jelang Lebaran, Eks Karyawan PT Shunfa Mengadu ke DPRD Salatiga