Viral

Viral Akun Medsos X Besar Ditawari jadi Buzzer buat Gagalkan Demo ‘Peringatan Darurat’? Duitnya Bisa Buat Pensiun!

×

Viral Akun Medsos X Besar Ditawari jadi Buzzer buat Gagalkan Demo ‘Peringatan Darurat’? Duitnya Bisa Buat Pensiun!

Sebarkan artikel ini
viral
Ilustrasi iPhone. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Di tengah situasi panas politik di Indonesia, kini viral sebuah dugaan akun media sosial (medsos) yang ditawari menjadi buzzer.

Hal ini terungkap dari akun-akun besar di media sosial X yang memiliki centang biru. Mereka mengaku mendapat tawaran jadi buzzer dengan narasi pecah kubu jelang pengesahan RUU Pilkada. Dua di antaranya adalah @neohistoria_id dan @jawafess.

Salah satu akun, Neo Historia merupakan akun medsos X yang kerap membagikan pendidikan soal Sejarah Dunia mulai dari masa prasejarah hingga masa kini.

Sedangkan @jawafess merupakan akun mention and confess yang berisi curhatan santai.

BACA JUGA: Soal Putusan MK, Partai Gerindra Kota Semarang Masih Tunggu PKPU

Akun @jawafess ini mengungkapkan bahwa ia telah di hubungi dengan tawaran untuk menggagalkan aksi ‘Peringatan Darurat‘ yang kini tengah trending di media sosial.

“Per malam ini, Jawafess dapat brief (arahan) untuk memecah suara dukungan terhadap aksi besok. Nilainya bombastis dan masih dapat voucher gratis ini itu,” tulis akun @jawafess, seperti beritajateng.tv kutip pada Kamis 22 Agustus 2024.

Kendati tawaran cukup menggiurkan, @jawafess memutuskan untuk menolak dan menyuarakan kekhawatirannya.

“Tapi ada ratusan KOL di luar sana. Kawal terus lur. Akan ada banyak impostor,” tulisnya lebih lanjut.

Ketika mendapati pertanyaan mengenai jumlah imbalan yang di tawarkan, @jawafess menulis, “10 tweet bisa bikin pensiun dan menikmati hidup dari bunga bank. Tebak aja lur wkwk.”

Sementara, akun X @neohistoria_id juga mengatakan dapat tawaran yang serupa, namun ia mendapati permintaan untuk mengadu domba pendukung Anies dengan pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

BACA JUGA; Gelar Demo, Aliansi Semarang Menggugat Bawa Keranda hingga 4 Ambulans, Korlap: Simbol Kematian

Tak tanggung-tanggung, influencer tersebut diminta mengingatkan kembali kasus penistaan agama Ahok dan politisasi agama pada tahun 2017.

“Sama, dong. Kalau brief ke kami di suruh adu domba pendukung Pak Anies dan PDIP dengan mengangkat kembali kasus penistaan agama Pak Ahok dan politisasi agama tahun 2017,“ cuit akun @neonhistoria_id. (*)

 

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp