Scroll Untuk Baca Artikel
Peristiwa

Viral Belasan ‘Bongpay’ Batu Nisan Makam Tionghoa Jadi Tutup Selokan di Jomblang Semarang

×

Viral Belasan ‘Bongpay’ Batu Nisan Makam Tionghoa Jadi Tutup Selokan di Jomblang Semarang

Sebarkan artikel ini
Bongpay
Lurah Jomblang, Henry Nur Cahyo, menunjukkan 17 bongpay yang telah dibongkar. Sebelumnya, bongpay tersebut dijadikan tutup selokan oleh warga. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Belakangan ini, bongpay atau penanda makam leluhur warga Tionghoa di Kota Semarang viral di media sosial. Pasalnya, bongpay tersebut warga sekitar dijadikan tutup selokan.

Hal tersebut dibagikan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di media sosialnya. Mereka menemukan 17 bongpay di sekitar Jalan Saputan Raya, RWXII, Kelurahan Jombang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang yang tergeletak menjadi tutup selokan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Camat Candisari, Cipta Nugraha, pun mengklarifikasi hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa bongpay memang ada banyak di wilayahnya sejak 1970. Namun, ia menegaskan warga tidak tahu menahu akan kesakralan benda tersebut.

“Mereka tidak tahu kalau itu sakral, hanya memanfaatkan saja yang tergeletak, tidak ada niatan sedikit pun,” katanya saat beritajateng.tv temui, Jumat, 15 Maret 2024.

Sementara itu, Lurah Jomblang, Henry Nur Cahyo, menambahkan, pihaknya telah membongkar bongpay yang menjadi tutup selokan itu. Lebih lanjut, benda itu akan diserahkan yayasan terkait atau PSMTI hari ini.

“Kita menghormati, kita mengambil langkah tindakan komunikasi ke warga dan warga bisa menerima, makanya kita bongkar salurannya kita betulkan,” jelasnya.

BACA JUGA: Mengunjungi ‘Ereveld’

Tinggalkan Balasan