SEMARANG, beritajateng.tv – Belakangan ini, bongpay atau penanda makam leluhur warga Tionghoa di Kota Semarang viral di media sosial. Pasalnya, bongpay tersebut warga sekitar dijadikan tutup selokan.
Hal tersebut dibagikan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di media sosialnya. Mereka menemukan 17 bongpay di sekitar Jalan Saputan Raya, RWXII, Kelurahan Jombang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang yang tergeletak menjadi tutup selokan.
Camat Candisari, Cipta Nugraha, pun mengklarifikasi hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa bongpay memang ada banyak di wilayahnya sejak 1970. Namun, ia menegaskan warga tidak tahu menahu akan kesakralan benda tersebut.
“Mereka tidak tahu kalau itu sakral, hanya memanfaatkan saja yang tergeletak, tidak ada niatan sedikit pun,” katanya saat beritajateng.tv temui, Jumat, 15 Maret 2024.
Sementara itu, Lurah Jomblang, Henry Nur Cahyo, menambahkan, pihaknya telah membongkar bongpay yang menjadi tutup selokan itu. Lebih lanjut, benda itu akan diserahkan yayasan terkait atau PSMTI hari ini.
“Kita menghormati, kita mengambil langkah tindakan komunikasi ke warga dan warga bisa menerima, makanya kita bongkar salurannya kita betulkan,” jelasnya.
BACA JUGA: Mengunjungi ‘Ereveld’
Sementara itu, Henry menyebut untuk langkah selanjutnya, pihak kelurahan akan secara aktif berkomunikasi dengan PSMTI. Terlebih, apabila nantinya di kemudian hari terdapat bongpay serupa.
Lebih jelas, Henry menuturkan jika wilayah Kelurahan Jomblang dulunya memang merupakan kawasan makam Cina. Lambat laun, warga mulai berdatangan dan menetap sehingga menjadi permukiman padat penduduk seperti saat ini.
“Kita baru ngeh kejadian seperti ini karena kita nggak tau. Karena udah lama sekali hal seperti ini. Karena ketidaktahuan warga, ini sudah turun temurun, dari leluhur udah ada,” ucapnya.
Oleh karena itu, Henry mengaku akan mengadakan edukasi dan sosialasi secara bertahap kepada warga Kelurahan Jomblang. Apabila di rumah mereka terdapat bongpay untuk segera melaporkan ke pihak kelurahan.
“Kita sosialisasikan ke warga kalau ada yang punya bongpay, mohon informasikan ke Kelurahan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




