SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa waktu yang lalu sempat viral komika Nopek Novian yang menyebut Provinsi Jateng memiliki UMR terendah se-Indonesia. Hal itu ia sampaikan di dalam podcast di kanal YouTube kasisolusi.
“Saya kan ini dari kabupaten UMR rendah. Saya (dari) Madiun, (UMR) 2 juta. Gitu banyak yang terwakili, mungkin dari kata-kata (di konten) saya,” ujar Nopek Novian, Senin, 8 Januari 2024.
Ketika membahas tentang daerah dengan UMR rendah, Nopek pun menyebut Provinsi Jateng mempunyai UMR terendah se-Indonesia. Ia bahkan bergurau siap menjadi musuh pemerintah dengan guyonannya yang menyinggung UMR rendah daerah tertentu.
BACA JUGA: UMP Jateng Terendah se-Indonesia, Pemprov: Tak Ada yang di Bawah Rp2 Juta
“Loh, ketik aja (di internet) UMR terendah di Indonesia, pasti Jateng. Wes (sudah) lillahi ta’ala, udah pakai lillahi taala, terendah di Indonesia (itu) Jawa Tengah,” tuturnya.
“Ini bukan ngejek, ya, teman-teman, ini harapannya UMR Anda naik. Ini aku rela tidak dikasih job, dimusuhi pemerintah setempat loh,” selorohnya.
UMR juga UMP Jateng terendah se-Indonesia
Sementara itu, menurut informasi terkini, Provinsi Jawa Tengah memang menjadi wilayah dengan Upah Minimum Provinsi atau UMP terendah se-Indonesia.
UMP Jateng terendah lantaran naik sebesar 4,02 persen dari Rp1.958.169 menjadi Rp2.036.947. Nilai tersebut membuat Jawa Tengah berada di bawah Provinsi Jawa Barat dengan UMP 2024 sebesar Rp2.057.495.
Kepala Biro Hukum Setda Jateng, Iwanuddin Iskandar, tak menampik kondisi UMP Jateng terendah tersebut. Namun, menurutnya, kenaikan besaran UMP Jateng sudah lebih tinggi daripada Jabar.
“Beberapa kali kami sampaikan bahwa Jateng memang terendah, tetapi dalam hal ini antara Jateng dan Jabar kenaikannya sudah tinggi Jateng. Jateng kenaikannya 4,03 persen, sementara Jabar masih 3,9 persen,” tutur Iwan di Kantor Gubernur Jateng usai audiensi dengan perwakilan buruh, Kamis, 30 November 2023 malam.
BACA JUGA: Buruh Tuntut UMP Jateng 2024 Naik 15 Persen, Pengamat Ekonomi Sebut Tak Masuk Akal, Ini Alasannya
Sebagai informasi, nominal UMP 2024 di Pulau Jawa terunggah pada akun Instagram resmi Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) pada Selasa, 28 November 2023 lalu.
Dalam postingan tersebut, tampak Provinsi DKI Jakarta dengan nilai UMP tertinggi yakni Rp5.067.381, kemudian Provinsi Banten dengan nilai UMP Rp2.727.812,11. Pada urutan ketiga tertinggi, ada Provinsi Jawa Timur dengan UMP Rp2.165.244,30.
Provinsi D.I Yogyakarta pada tahun 2024 mengalami kenaikan 7,27 persen yakni Rp2.125.897,61, lalu Provinsi Jawa Barat dengan UMP 2024 sebesar Rp2.057.495,00, dan Provinsi Jawa Tengah pada peringkat terakhr yakni Rp2.036.947. (*)





