Menu MBG yang siswa SMAN 3 Demak dapatkan saat itu terdiri atas nasi putih, telur bebek asin sambal kemangi, tahu orek, serta buah jeruk.
Menurut Muzani, terdapat telur yang luput dari proses pemotongan sehingga masih di berikan dalam kondisi utuh.
“Sebenarnya terbelah menjadi dua, namun ada yang terlewat tanpa terbelah sehingga terlihat seperti telur bebek asin utuh yang langsung petugas MBG beri bumbu atau sambal kemangi,” terangnya.
SPPG Demak Perketat Quality Control
Munculnya video tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pengelola program MBG di Kabupaten Demak. Pihak SPPG kemudian memberikan penekanan kepada seluruh dapur penyedia makanan agar memperketat pemeriksaan sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Langkah tersebut untuk memastikan setiap menu yang keluar dari dapur SPPG telah memenuhi standar penyajian dan kualitas yang BGN tetapkan.
Kontrol kualitas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG karena makanan yang disiapkan akan dikonsumsi oleh para pelajar dalam jumlah besar.
BACA JUGA: Belasan Siswa SD di Blora Dugaan Kuat Keracunan Usai Santap MBG, Enam Masih Dalam Perawatan
Pihak SPPG Kabupaten Demak berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Pengawasan mulai dari proses pengolahan, pengecekan menu, hingga makanan masuk ke dalam ompreng perlu terlaksana secara lebih teliti.
Meski video telur asin utuh tersebut kembali viral pada Juli 2026, Muzani memastikan kejadian yang ada dalam rekaman tersebut terjadi pada 29 Mei 2026. (*)





