SEMARANG, beritajateng.tv – Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 3 Demak, Jawa Tengah, mendadak menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan telur asin masih dalam kondisi utuh beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, telur asin terlihat masih terbungkus cangkang dan telah pemberian siraman bumbu berwarna merah. Kondisi itu kemudian membuat sejumlah warganet mempertanyakan standar penyajian makanan dalam program MBG.
Video tersebut merupakan unggahan akun Instagram @ndagel.crew. Dalam rekaman, seseorang tampak membuka tempat makan atau ompreng yang berisi menu MBG. Ia kemudian memperlihatkan telur bebek asin berwarna biru muda yang masih utuh dengan bumbu berada di bagian luar cangkang.
Unggahan itu pun menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Bukan Menu MBG Terbaru
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin, membenarkan bahwa telur asin dalam video tersebut memang merupakan bagian dari menu MBG yang dibagikan kepada siswa SMAN 3 Demak.
Namun, ia meluruskan bahwa video tersebut bukan rekaman pembagian MBG terbaru.
BACA JUGA: Zulhas Blak-blakan Usul Sudaryono Pimpin BGN: Masih Muda, Target Bereskan Masalah MBG Dua Bulan
Muzani menjelaskan, menu tersebut sebenarnya telah dibagikan pada 29 Mei 2026 atau sekitar dua bulan sebelum video kembali viral di media sosial.
“Iya betul, menu tersebut didistribusikan di SMAN 3 Demak pada tanggal 29 Mei 2026, menu dua bulan lalu,” jelas Muzani.
Dengan demikian, video telur asin utuh yang kembali beredar saat ini merupakan dokumentasi dari pelaksanaan MBG beberapa waktu lalu.
Penyajian Telur Asin Tidak Sesuai Prosedur
Muzani juga menjelaskan bahwa penyajian telur asin utuh tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan prosedur.
Pada menu MBG hari itu, telur bebek asin seharusnya dibelah terlebih dahulu menjadi dua bagian. Setelah itu, telur baru di berikan bumbu sambal kemangi sebelum di masukkan ke dalam ompreng.





