Menyadari adanya kejanggalan, Gilang memutuskan untuk bersikeras tidak membuka amplop tersebut. Pria itu yakin bahwa ini merupakan modus dari kasus penipuan.
Selepas perginya dua orang tersebut, Gilang juga menanyakan kepada informan pemilik warung di sebelah rumahnya.
Menurut informan Gilang, dua orang tersebut sudah datang dan berada di depan warung sejak kemarin malam. Dugaan kedua orang tersebut bukanlah warga sekitar.
Komentar netizen
Pengalaman modus penipuan terhadap Gilang yang ia bagikan di platform sosial media itu menuai banyak komentar dari netizen.
BACA JUGA: Ahli Hukum Sebut Kasus Penipuan Arisan Online Japo Mestinya Masuk Ranah Hukum Perdata, Ini Alasannya
Ada salah satu dari netizen yang memberikan pengalaman yang mirip dengan Gilang.
“Itu modus yang nemu amplop di pinggir jalan. Tahun 2014 emang pernah nemu kaya gitu. Kayanya tahun segitu booming kasus-kasus amplop. Tapi kurang tahu apa booming lagi dengan modus yang berbeda,” ujar akun @shiru_via.
Adapun netizen yang memberikan tips terkait modus penipuan ini.
Akun @prima_indira juga menambahkan, “Dibuka, tapi dengan saksi Mas. Panggil dulu ketua lingkungan setempat dan beberapa warga, buka bareng di hadapan mereka, kalau isinya mencurigakan langsung tahan orangnya dan panggil polisi,”.
Ada juga netizen yang mengapresiasi gerak cepat Gilang.
“Keren lu Bang, bisa muncul awarnessnya. Kalau orang permisif bisa-bisa buka dengan enteng itu amplop,” tambah akun @mbuntt.(*)





