Peristiwa

Viral Modus Penipuan Baru: Datang ke Rumah dan Kasih Surat

×

Viral Modus Penipuan Baru: Datang ke Rumah dan Kasih Surat

Sebarkan artikel ini
arisan japo | Penipuan Tiket Coldplay
Ilustrasi penipu. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah informasi tentang modus penipuan baru belakangan ini viral di sosial media. Kali ini pelaku membawa surat.

Hal ini pun terunggah oleh akun X bernama @notiondesire beberapa waktu yang lalu. Adapun postingan soal modus penipuan ini menjadi viral di platform sosial media itu.

Di dalam postingan milik @notiondesire itu, ia menceritakan tentang pengalaman terkait modus penipuan.

Adapun postingan tersebut telah mendapatkan 21 ribu likes, 7.3 ribu repost, 327 komentar, dan telah dilihat sebanyak 1.5 juta views di sosial media X.

Pemilik akun @notiondesire mengungkapkan bahwa tiba-tiba saja di rumahnya muncul orang asing yang membawa surat.

Pelaku penipuan pun tak hanya satu saja, melainkan dua orang yang datang ke rumahnya tanpa permisi dan langsung masuk ke dalam teras rumah Gilang, pemilik akun X tersebut.

Pelaku penipuan bawa surat dengan nama lengkap

Tanpa menunggu pemilik rumah keluar, kedua pelaku itu menyebut bahwa surat yang mereka bawa berasal dari teman Gilang bernama Aldi.

“Mereka membawa amplop dengan tulisan Kepada:[Nama Lengkap Gue],” lanjutnya.

BACA JUGA: Seorang Kades di Blora Disomasi Pengacara atas Dugaan Penipuan

Berdasarkan kesaksian dari kakeknya, kedua orang asing itu datang pada sore hari menggunakan motor besar dengan plat D.

Lalu, pada malamnya, pelaku datang ke rumah Gilang menggunakan mobil merek Fortuner.

“Beberapa menit yang lalu, kedua orang ini datang ke rumah gue. Dimana menurut kakek gue sebelumnya, tadi siang atau sore mereka sudah datang,” Kata Gilang.

Adapun salah satu pelaku penipuan tersebut, mengklaim bahwa mobil yang ia gunakan merupakan kendaraan rental dari perusahaan tempat ia bekerja.

Kedua pelaku mengaku bahwa surat yang mereka bawa berasal dari teman Gilang bernama Aldi yang tinggal di Jatiwaringin.

“Ngakunya dari temen gue bernama Aldi yang tinggal di Jatiwaringin,” jelas Gilang.

Gilang merasa tidak memiliki teman bernama Aldi yang tinggal di Jatiwaringin itu.

Menyadari adanya kejanggalan, Gilang memutuskan untuk bersikeras tidak membuka amplop tersebut. Pria itu yakin bahwa ini merupakan modus dari kasus penipuan.

Selepas perginya dua orang tersebut, Gilang juga menanyakan kepada informan pemilik warung di sebelah rumahnya.

Menurut informan Gilang, dua orang tersebut sudah datang dan berada di depan warung sejak kemarin malam. Dugaan kedua orang tersebut bukanlah warga sekitar.

Komentar netizen

Pengalaman modus penipuan terhadap Gilang yang ia bagikan di platform sosial media itu menuai banyak komentar dari netizen.

BACA JUGA: Ahli Hukum Sebut Kasus Penipuan Arisan Online Japo Mestinya Masuk Ranah Hukum Perdata, Ini Alasannya

Ada salah satu dari netizen yang memberikan pengalaman yang mirip dengan Gilang.

“Itu modus yang nemu amplop di pinggir jalan. Tahun 2014 emang pernah nemu kaya gitu. Kayanya tahun segitu booming kasus-kasus amplop. Tapi kurang tahu apa booming lagi dengan modus yang berbeda,” ujar akun @shiru_via.

Adapun netizen yang memberikan tips terkait modus penipuan ini.

Akun @prima_indira juga menambahkan, “Dibuka, tapi dengan saksi Mas. Panggil dulu ketua lingkungan setempat dan beberapa warga, buka bareng di hadapan mereka, kalau isinya mencurigakan langsung tahan orangnya dan panggil polisi,”.

Ada juga netizen yang mengapresiasi gerak cepat Gilang.

“Keren lu Bang, bisa muncul awarnessnya. Kalau orang permisif bisa-bisa buka dengan enteng itu amplop,” tambah akun @mbuntt.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp