SIDOARJO, beritajateng.tv – Tampaknya belakangan ini persoalan tentang para pengungsi Rohingya di beberapa kawasan di Indonesia masih menjadi sorotan warganet.
Kali ini, muncul sebuah berita viral yang menarasikan bahwa terdapat sejumlah pengungsi Rohingya di Sidoarjo, Jawa Timur. Pengungsi Rohingya tersebut kabarnya tinggal di rumah susun atau rusun di Sidoarjo.
Dengan ramainya topik tentang hal ini, nama Rohingya masuk ke daftar trending X nomor dua pada Jumat, 8 Desember 2023. Salah satu fokusnya adalah seorang pengungsi di Sidoarjo.
Nama pengungsi tersebut adalah Muhammad yang awak media wawancarai terkait kehidupannya selama di rumah susun tersebut.
Melansir dari TikTok dengan nama @anditok__ pada Jumat, 8 Desember 2023, kondisi rumah susun di Sidoarjo yang ditepati oleh para pengungsi Rohingya terbilang layak huni.
Hal tersebut terbukti dari sebuah kunjungan di rusun tersebut. Tampak fasilitas yang memadai, seperti ruang tamu yang cukup luas, tempat tidur dengan sprei yang rapi serta televisi (TV).
Kendati demikian, salah satu pengungsi Rohingya, Muhammad mengaku bahwa uang bulanan yang diterimanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BACA JUGA: Viral Emak-emak Ngotot Minta Pengungsi Rohingya Pindah dari Desa Balohan Sabang
Dari informasinya, uang tunjangan tersebut sebesar Rp 1,25 juta.
Menurut pria tersebut, uang tunjangan seharusnya bisa mencakup semua kebutuhan, termasuk makanan, minuman dan pakaian.”Pengungsi ini memang mendapat uang saku dari organisasi International Organization for Migration (IOM) sebesar jutaan rupiah.”
“Namun, uangnya Rp1,25 juta nggak cukup karena itu kalau ini kan semua Rp1,25 juta itu semua pakaian, makanan, minuman ya semua dalam itu,” ujar Muhammad.
Ungkapan pengungsi Rohingya di Sidoarjo memantik emosi warganet
Dari video yang menunjukkan sosok pengungsi tersebut, tak sedikit netizen yang merasa bahwa Muhammad kurang bersyukur tentang fasilitas yang sudah pria itu dapat.
Bahkan, beberapa dari mereka menyatakan bahwa pengungsi seharusnya bersyukur atas bantuan yang telah mereka dapat. Hal ini karena masih banyak masyarakat Indonesia yang mengalami krisis ekonomi dan memiliki rumah yang tak layak huni.
“Saya asli org Indonesia aja penah dapat bantuan kalau tidak kerja di luar negeri, susah sendiri di kampung,” ucap komentar lain dari akun @ohhsgshshsjelly.
“Masih banyak gelandangan yang tidak punya rumah kok bisa nampung warga luar,” komentar lainnya.
Netizen lain menyarankan pria tersebut untuk kerja jika ingin mendapatkan uang yang cukup. “Saya orang Indonesia ga pernah dikasi uang bg kalau mau cukup ya kerja bang,” ucap akun @sarjonosar3.
Belakangan ini, muncul sebuah rumor bahwa Ketua UNHCR Indonesia Thomas Vargas meminta pemerintah dan rakyat untuk membuatkan rumah bagi pengungsi Rohingya.
BACA JUGA: Polda Jateng Rotasi Jabatan Besar-Besaran, Ini Daftar Petinggi Kepolisian yang Berubah
Lantaran sejauh ini pengungsi ini semakin hari bertambah banyak sehingga dinilai membutuhkan tempat tinggal layak di Tanah Air.
Polemik seputar kehidupan pengungsi Rohingya di Indonesia nampaknya akan terus menjadi perhatian publik. Mengingat tak sedikit warganet yang meminta pemerinta maupun lembaga terkait untuk mencarikan solusi dalam mengatasi hal ini.(*)





