Jateng

Viral Pria Tendang Kucing di Blora, Pemilik Tolak Damai Meski Ditawari Ganti Kucing Lebih Mahal

×

Viral Pria Tendang Kucing di Blora, Pemilik Tolak Damai Meski Ditawari Ganti Kucing Lebih Mahal

Sebarkan artikel ini
Kucing Blora
Firda, sang pemilik kucing, menunjukan kuburan Mintel, kucing yang mati stres akibat ditendang di Blora. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Video seorang pria lanjut usia yang menendang seekor kucing saat sedang joging di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut berujung kematian kucing dan kini berbuntut proses hukum setelah pemilik kucing menolak berdamai.

Si pemilik kucing, Firda, warga Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, menegaskan tidak akan menerima tawaran damai, meski sempat terduga pelaku tawari ganti kucing ras persia dengan harga lebih mahal.

BACA JUGA: Viral Tendangan Maut Kucing di Blora, Komunitas Serahkan Video ke Polisi

Firda merupakan orang yang merekam video kejadian tersebut. Dalam video yang beredar, tampak kakak perempuan Firda sedang menuntun seekor kucing menggunakan tali, sebelum ditendang oleh seorang pria yang tengah berolahraga.

“Video itu awalnya saya rekam karena melihat kejadian tidak wajar. Tidak menyangka akhirnya viral dan mendapat perhatian luas dari warganet serta komunitas pecinta kucing,” kata Firda saat ditemui di rumahnya, didampingi ayahnya dan perwakilan komunitas pecinta kucing asal Solo, Hening Yulia, Kamis, 5 Februari 2026 kemarin.

Kucing yang Kena Tendang di Blora Sempat Menghilang Dua Hari

Firda menceritakan, setelah peristiwa tersebut, kucing peliharaannya bernama Mintel sempat menghilang selama dua hari. Kucing yang telah ia pelihara sejak kecil itu kemudian ia temukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Kondisinya sangat mengenaskan. Baunya sudah menyengat, tubuhnya berkerumun belatung, tulangnya sudah terlihat,” ujar Firda dengan suara bergetar.

Ia dan kakaknya mengaku menangis saat menemukan bangkai Mintel. Kucing tersebut kemudian mereka kuburkan di dekat area persawahan milik orang tuanya.

Firda menduga kematian Mintel lantaran stres berat akibat perlakuan kekerasan yang ia alami. Saat kejadian, terduga pelaku sempat marah ketika kakak Firda tegur.

Setelah video viral, pihak kepolisian bergerak cepat dengan memanggil terduga pelaku serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

BACA JUGA: Polisi Usut Kasus Kucing Tertendang hingga Mati di Blora, Pelaku Terancam Pidana 1,5 Tahun

Terduga pelaku juga sempat mendatangi rumah Firda untuk meminta maaf. Namun permintaan maaf tersebut tidak membuat Firda dan keluarganya berubah pikiran.

Mereka tetap menolak berdamai, meski ditawari penggantian kucing dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi. “Mintel itu tidak tergantikan. Dia bukan soal harga, tapi sudah jadi bagian dari keluarga,” tegas Firda.

Firda berharap kasus ini berlanjut proses sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak melakukan kekerasan terhadap hewan.

“Saya hanya ingin pelaku dapat hukuman seadil-adilnya sesuai undang-undang,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp