Viral

Polisi Usut Kasus Kucing Ditendang hingga Mati di Blora, Pelaku Terancam Pidana 1,5 Tahun

×

Polisi Usut Kasus Kucing Ditendang hingga Mati di Blora, Pelaku Terancam Pidana 1,5 Tahun

Sebarkan artikel ini
Video seorang ASN menendang kucing di Blora viral. (Instagram/@faridaarz)
Video seorang ASN menendang kucing di Blora viral. (Foto: Instagram/@faridaarz)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kasus dugaan penganiayaan hewan kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria menendang seekor kucing di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut memicu reaksi luas dari warganet dan komunitas pecinta hewan.

Pemilik kucing melalui akun media sosial Instagram @faridaarz, mengunggah video yang kemudian menjadi viral tersebut.

Dalam keterangannya, pemilik menjelaskan insiden terjadi di kawasan Stadion Kridosono, Kabupaten Blora, pada Minggu, 25 Januari 2026. Saat itu, seorang perempuan tengah berjalan bersama kucing peliharaannya.

Namun secara tiba-tiba, seorang pria yang melintas langsung menendang kucing tersebut. Setelah kejadian itu, kucing mengalami kondisi lemas. Sekitar satu minggu kemudian, hewan tersebut ditemukan sekitar lima meter dari rumah pemilik dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kasus ini kemudian di laporkan ke pihak kepolisian. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa Polda Jateng telah memerintahkan Polres Blora untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa pemilik kucing dan terduga pelaku.

“Benar, pelaku BJ hari ini di periksa di Polres Blora. BJ ini warga Karangjati, Blora dan merupakan pensiunan Pemkab Blora. Pemilik juga sudah kami mintai keterangan,” ujar Artanto saat beritajateng.tv temui di Polda Jateng pada Senin, 2 Februari 2026.

BACA JUGA: Viral Jasa Suruh Semarang, Layanan Serba Bisa Dari Beli Makan-Kubur Kucing: Pernah Kena Order Fiktif

Terkait motif pelaku menendang kucing tersebut, Artanto menyebut pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari penyidik Polres Blora. Meski demikian, ia mengaku prihatin atas peristiwa tersebut.

“Tentunya kami mengharap setelah kami ketahui siapa yang melakukan ini segera kami memeriksa dan kami ingin tahu motivasinya apa,” katanya.

Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari serta mengajak komunitas pecinta kucing untuk bersama-sama mendoakan agar peristiwa tersebut tidak terulang.

“Saya kira kepada rekan-rekan komunitas penggemar kucing mari kami mendoakan supaya peristiwa ini tidak terulang kembali,” jelasnya.