Nasional

Visa Haji Furoda Tak Terbit, Biro Haji dan Umroh Fatimah Zahra Rugi Rp 5 Miliar

×

Visa Haji Furoda Tak Terbit, Biro Haji dan Umroh Fatimah Zahra Rugi Rp 5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Visa Haji Furoda Tak Terbit, Biro Haji dan Umroh Fatimah Zahra Rugi Rp 5 Miliar
Para jamaah haji khusus (plus) biro Haji dan Umroh Fatimah Zahra di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Kepada jamaah kita sudah mengeluarkan surat, kita buat statement, visa tidak keluar. Refund jamaah sudah tawarkan beberapa opsi yaitu kembalikan refund uang 100 persen. Ada opsi kedua alihkan ke Haji Khusus atau ada yang mau berangkatkan Umroh. Sudah ada konfirmasi yang berangkat Umroh 10 orang,” kata Firdaus.

Firdaus juga menghimbau masyarakat agar lebih memiliki Haji Khusus atau ONH Plus daripada Haji Furoda. Berdasarkan pengalaman pemberangkatan Haji Furoda sejak 2019, sempat terjadi hal serupa tahun 2022 namun akhirnya visa keluar pada H-1 pemberangkatan.

“Kami harapkan calon jamaah yang ingin lakukan pendaftaran haji baiknya daftar di Haji Khusus, tidak mengharapkan Haji Furoda,” jelas dia.

“Kami jalan Furoda sejak 2019 dan tahun 2022 pernah alami hal serupa tapi H-1 visa keluar. Kalau sekarang ya kita pikirkan lagi. Ini resiko bisnis, kalau mau untung harus siap rugi,” tegasnya.

Terkait biaya haji Furoda, Firdaus menjelaskan sekitar USD 13.900 untuk visanya saja, sedangkan paketnya sekitar USD 16.950. Namun ia menegaskan Haji Furoda tidak sama dengan Haji Khusus dalam fasilitasnya. Harga yang lebih tinggi lantaran percepatan visa sehingga bisa langsung berangkat.

Beda Haji Khusus dan Furoda

“Furoda sejatinya hanya percepatan visa, fasilitas pasti berbeda karena Maktab Haji Furoda dan Haji Khusus berbeda. Haji Khusus jarak lebih dekat dari lempar jumroh, Haji Furoda lebih jauh. Yang membuat mahal karena biaya visa mempercepat, atau cepat berangkat. Jadi banyak salah persepsi Haji Furoda mewah dan VIP, hanya nama visa yang didapat lebih cepat. Untuk fasilitas maktab di sana berbeda,” jelas Firdaus.

Sementara itu Firdaus menjelaskan untuk keberangkatan Haji Khusus tidak ada masalah. Hari ini kloter ketiga atau terakhir sudah diberangkatkan.

“Kita ada tiga kloter, total semua jamaah ada 267. Ini kloter ketiga, hari terakhir karena tanggal 4 Zulhijah hari terakhir untuk jamaah haji masuk ke tanah suci,” tegasnya.