Pada sektor ekonomi, Pemkot Semarang memperkuat usaha masyarakat melalui pelatihan keterampilan industri kecil dan menengah (IKM), fasilitasi perizinan usaha, serta sertifikasi halal gratis.
Untuk menjaga daya beli warga di tengah tantangan harga kebutuhan pokok, pemerintah juga menjalankan Gerakan Pangan Murah, Pak Rahman, dan Kempling Semar. Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan pangan sekaligus menekan inflasi.
Sementara itu, pengembangan kreativitas generasi muda didorong melalui program Krenova dan RISE Award.
Agustina berharap ruang inovasi tersebut dapat membantu anak muda mengembangkan gagasan menjadi solusi konkret bagi berbagai persoalan perkotaan.
Pemkot Semarang juga terus meningkatkan akses terhadap fasilitas publik melalui penyediaan ruang terbuka dan zona aktivitas gratis di 16 kecamatan.
Di sektor transportasi, pengembangan layanan BRT Trans Semarang melalui transportasi ramah lingkungan. Termasuk pengoperasian bus listrik dan fasilitas bus gratis bagi pelajar serta mahasiswa.
Adapun penanganan banjir dan rob terus di upayakan melalui normalisasi sungai serta optimalisasi rumah pompa di sejumlah titik rawan.
Capaian Kota Berkat Kerja Bersama
Agustina menyebut sejumlah penghargaan yang Kota Semarang raih pada 2025 sebagai pengakuan atas upaya pembangunan yang melibatkan masyarakat.
Penghargaan tersebut meliputi predikat Kota Pionir Pembangunan Inklusi Sosial dari SETARA Institute pada Maret 2025. Predikat Utama Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Agustus 2025. Serta penghargaan Swastisaba Wiwerda dalam penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan pada November 2025.
Menurut Agustina, capaian tersebut bukan semata-mata milik pemerintah, melainkan hasil kerja bersama masyarakat yang menjaga lingkungan sosial, menghormati perbedaan, dan menghidupkan semangat gotong royong.
Melalui Ayo Mlaku Bareng Warga 2026, ia mengajak masyarakat terus menjaga kesehatan keluarga, mengaktifkan kegiatan di lingkungan RT dan RW, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi.
Agustina menegaskan Pemkot Semarang akan terus berupaya menghadirkan pelayanan dan program yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.





