SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti langsung melakukan sinkronisasi program di awal masa kerjanya bersama Wakil Walikota Semarang, Iswar Aminuddin.
Sejak Senin lalu, Agustina telah mengumpulkan jajaran camat dan kepala organisasi pemerintah daerah (OPD) di Gedung Moch Ichsan lantai 8.
Bahkan, hingga saat ini Sinkronisasi program masih terus berlanjut dengan memanggil satu-persatu kepala OPD ke Gedung Moch Ichsan.
BACA JUGA: Walikota Semarang Bakal Borong Dagangan Puluhan PKL KIW, Buntut Tak Diizinkan Berjualan di Kawasan
Dia menyebut, sinkronisasi program ini bertujuan untuk persiapan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026 – 2030.
Selain itu, kepemimpinan baru di tingkat kota, provinsi, hingga pusat. Mengharuskan adanya penyelarasaan program dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Presiden dan Wakil Presiden RI.
“Singkronisasi untuk penetapan RPJMD, penyelerasaan program gubernur dan wakil gubernur, presiden dan wakil presiden,” sebutnya.
Menurut dia, program Agustin – Iswar harus diselaraskan dengan berbagai macam aturan dan ketentuan baik Provinsi Jawa Tengah dan pusat.
“Karena gubernur baru dan presiden baru, perlu selaras. Ini (pembahasannya) masih panjang,” ujarnya.
Sedikit informasi, Agustin – Iswar memiliki janji kampanye di antaranya bantuan operasional Rp 25 juta per RT setiap tahun.
Sebelumnya, Agustin mengatakan, akan segera melakukan rapat terbatas terkait target kerja 100 hari ke depan.
Termasuk, merapatkan bantuan operasional RT sebesar Rp 25 juta pertahun ke setiap RT.
“Harus segera terwujud (bantuan) Rp 25 juta setiap RT. Nanti, kami rapatkan dan mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) Semarang. Tahun ini harus terwujud,” tandasnya, sesuai rapat paripurna di kantor DPRD Kota Semarang.
Agustin menjelaskan, Pemerintah Kota Semarang akan terlebih dahulu membahas rencana pemerintah jangka menengah daerah (RPJMD).
Selanjutnya, pembahasan perubahan angggaran 2025. Setelah tersusun perubahan APBD 2025, baru akan realisasi program bantuan untuk setiap RT. (*)
Editor: Elly Amaliyah





