Jateng

Wisatawan di Event Balon Udara Wonosobo Keluhkan Pungli Parkir ke Disporapar Jateng: Sampai Rp30 Ribu

×

Wisatawan di Event Balon Udara Wonosobo Keluhkan Pungli Parkir ke Disporapar Jateng: Sampai Rp30 Ribu

Sebarkan artikel ini
Disporapar Jateng Wisatawan
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi, saat dijumpai di kantornya, Rabu, 9 April 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Agung Hariyadi, mengungkap terdapat dua laporan dari wisatawan saat libur Lebaran 2025.

Adapun salah satu laporan itu terkait parkir liar yang harganya tak masuk akal. Agung menuturkan, kejadian itu terjadi di Festival Balon Udara di Wonosobo.

“Kami kan juga buka call center layanan informasi dan pengaduan masyarakat. Hanya ada dua peristiwa [aduan]. Yang pertama itu Wonosobo masalah tarif parkir, itu wisatawan rasa sangat tinggi sampai Rp30 ribu,” ungkap Agung saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Rabu, 9 April 2025.

Agung menegaskan, kejadian tarif parkir tersebut sudah ditindaklanjuti dan sudah terselesaikan.

BACA JUGA: Jumlah Wisatawan di Jateng Turun 8 Persen Saat Libur Lebaran 2025, Disporapar: Baru 2,8 Juta Orang

“Kami sudah konfirmasi, bisa dicairkanlah, diselesaikan melalui media sosial. Pihak pengelola juga menyampaikan permohonan maaf agak itu tidak terulang kembali,” ungkapnya.

Tak hanya itu, tutur Agung, ada kejadian tak menyenangkan yang terjadi di Pantai Widuri, Pemalang, yang wisatawan laporkan.

“Di Pemalang itu wisata Pantai Widuri, ada perlakuan tidak menyenangkan pada pengunjung. Ketika pengunjung itu ada di loket, mereka tidak terima terus marah-marah, tapi sudah kami kontak petugasmya untuk diselesaikan,” papar dia.

Disporapar Jateng sudah pastikan seluruh tempat wisata penuhi SOP

Lebih lanjut, Agung menegaskan laporan yang masuk ke pihaknya hanya dua peristiwa. Ia menyebut, pihak pengelola DTW sudah bersiap sebaik mungkin.

“Hanya ada dua peristiwa yang kami terima dari layanan informasi dan pariwisata selama libur Lebaran. Artinya, DTW sudah mempersiapkan dengan baik,” beber dia.

Pihaknya memastikan sebanyak 1.300 DTW di Jawa Tengah telah memenuhi aspek kemanan hingga keselamatan.

“DTW itu memang kami sampling, utamanya wahana permainan. Apakah sudah memenuhi aspek keamanan. Wisata dan lain-lain, seperti pantai, sudah kami pastikan punya SOP penanganan kecelakaan,“ pungkas Agung.

Kabar sebelumnya, kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah selama libur Lebaran 2025 mengalami penurunan hingga 8 persen.

TONTON JUGA: Video Libur Lebaran Jumlah Wisatawan Jateng Turun, Wisata Gratis Lebih Banyak Peminat

Agung mengungkap, jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah selama libur Lebaran 2025 hanya mencapai 2,8 juta.

“Dari tanggal 23 Maret-6 April, kita dapat informasi kunjungan wisatawan pada mudik Lebaran turun sekitar 8 persen. Kalau hitung, kita baru dapat sekitar 2,8 juta, karena memang belum semua daerah menyampaikan informasi datanya, yakni Banjarnegara dan Kudus,” ungkap Agung.

Ia menduga, kunjungan wisatawan yang turun itu tak lepas dari berkurangnya jumlah pemudik sebesar 20 persen di tingkat nasional.

“Bisa jadi yang mudik juga mengalami penurunan 20 persen, itu kemungkinan. Saya gak bisa menyimpulkan, karena turunnya 20 persen. Artinya, peluang wisata itu sangat tinggi,” jelas Agung. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp