Bukan kali pertamanya Ms. Marvels ini muncul di film pahlawan super ini, ia muncul melalui series Ms. Marvel, dan Monica Rambeau yang merupakan anak dari sahabat Captain Marvel, sempat muncul di series WandaVision.
Pujian selanjutnya banyak kritikus tujukan pada Nia DaCosta, sutradara film film ini, dan chemistry antara ketiga pemeran utama perempuan. “Film tim Avengers perempuan ini terkemas dalam tawa, banyaknya kucing, dan rangkaian musik yang indah. Kekuatan terbesarnya ada pada penyutradaraan dan trio pahlawan wanitanya, serta efek visual yang luar biasa,” ujar editor Variety, Clayton Davis.
Kendati demikian, seperti pada umumnya tak ada yang sempurna di dunia ini, film ini juga mendapati beberapa komentar cenderung negatif dari para kritikus film.
Beberapa dari mereka menyayangkan adegan di dalam film tersebut yang mereka rasa kurang mengalir antara satu dengan yang lain. Hal itu tersampaikan oleh Andrew Salazar dari Discussing Films.
Meskipun disebut juga sebagai kolaborasi yang tidak diharapkan dari MCU, pertemuan antara Captain Marvel, Ms. Marvel, dan Monica Rambeau ternyata berhasil menuai pujian kritikus.
Anggapan beberapa orang terhadap MCU tak jauh dari kata ‘ambisius’ dalam pembuatan The Marvels yang memiliki beberapa karakter perempuan dari latar belakang yang menarik.(*)





