JAKARTA, beritajateng.tv – PT Axiata Group Berhad dan Sinar Mas telah menandatangani dua Nota Kesepahaman untuk menjalin kolaborasi strategis dalam mengembangkan proyek dan inisiatif di bidang teknologi dan layanan digital.
Penandatanganan ini berlangsung di Petronas Twin Towers, Kuala Lumpur. Hadir pula Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, serta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Selasa, 28 Januari 2025.
Nota Kesepahaman pertama menjadi dasar bagi diskusi lebih lanjut terkait kolaborasi dalam sinergi potensial di Malaysia, Indonesia, dan kawasan Asia Tenggara.
Dengan memanfaatkan ekosistem telekomunikasi masing-masing perusahaan, Axiata dan Sinar Mas berupaya menciptakan nilai lebih dalam penyediaan solusi 5G terbaru. Serta layanan bisnis, infrastruktur digital, hingga inovasi di bidang teknologi finansial (fintech).
BACA JUGA: XL Axiata Catat Lonjakan Trafik Data 19 Persen Selama Liburan Natal dan Tahun Baru 2025
“Kerjasama ini adalah langkah penting untuk mendorong transformasi digital berikutnya di Asia Tenggara. Dan memperkuat layanan di wilayah yang sedang berkembang,” ujar Vivek Sood, CEO Axiata Group.
Dalam Nota Kesepahaman tersebut, kedua pihak berkomitmen untuk melakukan analisis pasar dan evaluasi terhadap kebutuhan yang belum terpenuhi dalam pasar prioritas. Ini termasuk mengevaluasi kompetensi inti dalam ekosistem masing-masing untuk menentukan peluang yang ada dan model operasi yang optimal.
Franky Oesman Widjaja, Chairman of Sinar Mas Telecommunications and Technology, menyatakan bahwa proyek ini merupakan babak baru dalam upaya bersama untuk mempercepat transformasi digital di Malaysia dan Indonesia.
“Melalui kerja sama ini, kami percaya bahwa sinergi antara Axiata dan Sinar Mas dapat memberikan nilai lebih jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan,” tuturnya.
XL Smart
Nota Kesepahaman kedua menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam rencana merger PT XL Axiata Tbk. PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telcom menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (“XLSmart”) di Indonesia.
Rencana ini harapannya dapat meningkatkan nilai perusahaan dan memperbaiki kualitas layanan serta konektivitas digital di Indonesia.
OJK dan Bank Indonesia bertujuan untuk mendukung integrasi ini dengan memastikan bahwa semua persyaratan dan regulasi di ikuti. Sehingga proses merger dapat berjalan dengan lancar dan efisien. Penggabungan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pasar telekomunikasi di Indonesia.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Axiata dan Sinar Mas berharap dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih dinamis dan berkelanjutan. Serta memberikan keuntungan bagi masyarakat dan perekonomian di kawasan target. (*)
Editor: Elly Amaliyah





