SEMARANG, beritajateng.tv – Gangguan operasional kereta api akibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur berdampak langsung pada layanan di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang.
Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 198 penumpang membatalkan perjalanan kereta dampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pembatalan terjadi sebagai dampak penyesuaian operasional pasca insiden tersebut.
“Per pukul 12.00 WIB, ada 198 pelanggan yang melakukan pembatalan tiket di sejumlah stasiun wilayah Daop 4 Semarang,” ujarnya.
Rinciannya, pembatalan terbanyak terjadi di Stasiun Semarang Tawang dengan 117 penumpang. Kudian di Stasiun Tegal 30 penumpang, Stasiun Pekalongan 17 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 9 penumpang, dan Stasiun Cepu 8 penumpang.
Selain itu, KAI juga membatalkan sembilan perjalanan kereta api, baik keberangkatan awal dari Semarang maupun kereta yang melintas.
BACA JUGA: Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dua KA dari Daop 4 Semarang ke Jakarta Dibatalkan
Beberapa di antaranya adalah KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang–Gambir, KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen, serta KA Argo Muria untuk relasi sebaliknya.
“Kami memberlakukan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan,” jelasnya.
KAI juga telah menyampaikan informasi pembatalan secara langsung kepada pelanggan melalui pesan singkat dan aplikasi WhatsApp sesuai data yang terdaftar.
“Informasi kami sampaikan melalui kanal resmi agar pelanggan bisa segera mengetahui dan menyesuaikan rencana perjalanannya,” tambah Luqman.
Ia menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan gangguan dan memastikan layanan kereta api dapat kembali normal secara bertahap.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. KAI berkomitmen menjaga pelayanan dan memastikan hak pelanggan tetap terpenuhi sesuai ketentuan,” pungkasnya. (*)





