SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, masih ada jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) yang kosong belum terisi.
Hal itu Luthfi sampaikan usai melantik dan mengambil sumpah janji sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 21 September 2026.
Adapun pelantikan kali ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga pejabat fungsional. Pengisian tersebut, kata Luthfi, untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
“Pelantikan hari ini ada yang eselon dua, pejabat tinggi pratama, kemudian ada pengawas, ada administrator, ada pejabat fungsional. Di mana untuk yang angkatan sekarang adalah untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong yang karena pejabat sebelumnya sudah pensiun,” kata Luthfi.
Luthfi Klaim Tidak Ada Jastip Isi Jabatan
Dia bilang, syarat pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Jateng melalui tahapan manajemen talenta. Proses tersebut di antaranya meliputi asesmen, verifikasi, hingga uji kompetensi.
“Di Provinsi Jawa Tengah sudah melalui tahapan namanya manajemen talenta. Di antaranya harus melalui asesmen ini, kemudian verifikasi, kemudian uji kompetensi, dan lain sebagainya sehingga semuanya akan transparan,” katanya.
Luthfi memastikan pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Jateng dilakukan melalui mekanisme yang telah ada penetapannya. Dia mengklaim dalam pengisian jabatan tinggi itu tidak menggunakan praktik jasa titip-menitip atau jastip.
BACA JUGA: Daftar Kepala OPD Baru di Pemprov Jateng Dilantik Hari Ini, Ahmad Luthfi: Jabatan Bukan Soal Suka-Tidak Suka
Menurut pengakuannya, proses tersebut harus mengedepankan profesionalisme dan manajemen talenta.
“Tidak ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang jabatan itu jastip dan titip-titip. Jadi enggak ada itu. Jadi jasa penitipan tidak boleh, apalagi titip-titip,” kata Luthfi.
Pihaknya menambahkan, proses pengisian jabatan harus dilakukan sesuai dengan manajemen talenta dan jalur yang telah ada ketentuannya.
“Semuanya harus sesuai dengan manajemen talenta. Semuanya sudah profesional sesuai dengan jalur yang benar,” ucapnya.
Jabatan Kepala Dinas Jateng Masih Banyak yang Kosong
Meski sejumlah pejabat telah ada pelantikan, Luthfi mengakui masih banyak jabatan kepala dinas di lingkungan Pemprov Jateng yang belum terisi.
Mengenai sejumlah jabatan kepala dinas yang masih kosong, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Luthfi membenarkan hal tersebut.
“Masih banyak, masih tahap proses. Kan prosesnya nanti di tempat kita, diajukan ke BKN pusat, kemudian Mendagri, baru turun lagi di tempat kita. Masih banyak yang belum terisi dan ini masih berproses,” katanya.
BACA JUGA: Daftar Kepala OPD Baru di Pemprov Jateng Dilantik Hari Ini, Ahmad Luthfi: Jabatan Bukan Soal Suka-Tidak Suka
Selain DPMPTSP, Luthfi mengatakan, Dinas Perhubungan juga menjadi salah satu perangkat daerah yang jabatan kepala dinasnya belum terisi.
“Betul. Kemudian Dinas Perhubungan,” kata Luthfi.
Sebagai informasi, Ahmad Luthfi melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jateng hari ini. Dari pelantikan tersebut, enam pejabat pimpinan tinggi pratama mendapat jabatan baru, yakni Uswatun Hasanah sebagai Kepala DP3AP2KB, Endro Hudiyono sebagai Inspektur, Ary Widiyantoro sebagai Kepala BKD.
Andi Suryanto sebagai Kepala BPSDMD, Linda Widiastuti Ariningrum sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Joko Mulyono sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa. Selain itu, Risturino sebagai Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah. (*)
Editor: Diaz A Abidin





