Nasional

3 Fakta Puma Akan Berhenti Sponsori Timnas Israel Mulai 2024

×

3 Fakta Puma Akan Berhenti Sponsori Timnas Israel Mulai 2024

Sebarkan artikel ini
puma
Puma. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Belakangan ini nama merk perlengkapan olahraga Puma tengah menjadi sorotan publik di pencarian Google. Perusahaan internasional itu kabarnya akan berhenti mensponsori tim sepak bola nasional (Timnas) Israel.

Tentunya hal ini menjadi objek atensi publik, terlebih belakangan ini sedang gencar pemboikotan beberapa produk yang memiliki aliansi dengan Israel.

Adapun aksi pemboikotan konsumen terhadap produk-produk yang memiliki aliansi dengan Israel itu berlangsung di tengah perang Gaza yang masih bergejolak hingga saat ini.

Setelah ada beberapa nama brand yang masuk dalam daftar boikot tersebut, muncul nama Puma yang kabarnya mensponsori tim nasional Israel.

BACA JUGA: Masif Aksi Boikot Produk Pro Israel, Apindo Jateng: Belum Berpotensi Picu PHK

Lantas, apa saja fakta-fakta terkait dengan kabar Puma yang akan berhenti mensponsori Timnas negara Yahudi itu? Berikut informasi lengkapnya.

3 Fakta Puma akan berhenti sponsori Timnas Israel

1. Akan mulai berhenti mensponsori Israel pada tahun 2024

Melansir dari Al Jazeera, Puma akan berhenti mensponsori Timnas negara Yahudi itu mulai tahun 2024 mendatang. Adapun juru bicara brand tersebut mengatakan bahwa keputusan ini sudah pihaknya buat sejak tahun lalu dan tidak terkait dengan seruan boikot yang sedang marak terjadi di banyak negara.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke kantor berita Reuters, seorang juru bicara Puma mengatakan bahwa kontrak perusahaan dengan beberapa federasi, termasuk Serbia dan Israel, akan berakhir pada tahun 2024 dan tidak akan diperbarui.

Sebagai informasi, Puma sendiri telah lama menghadapi seruan boikot atas aliansi mereknya dengan Asosiasi Sepak bola Israel (IFA).

Seruan tersebut kemudian terus meningkat seiring berjalannya serangan Israel selama dua bulan terakhir ini di Gaza.

2. Akan bersepakat dengan beberapa tim nasional baru

Juru bicara tersebut mengatakan Puma akan segera mengumumkan kesepakatan dengan beberapa tim nasional baru, sebagai bagian dari “strategi lebih sedikit-lebih besar-lebih baik” atau “fewer-bigger-better strategy”.

Sebuah memo internal Puma yang dilihat oleh Financial Times, yang pertama kali melaporkan berita tersebut, juga mengonfirmasi perombakan tersebut.

3. Tanda tangan kontrak Puma dengan IFA

Dari informasinya, pada 2018, Puma pertama didatangani kontrak dengan IFA untuk menyediakan perlengkapan bagi para pemain. Namun, sejak adanya tanda tangan kontrak tersebut, perusahaan asal Jerman itu mendapatkan banyak seruan boikot dari para aktivis.

BACA JUGA: MUI Klarifikasi Soal Fatwa Boikot Israel, Bukan Produknya, Tapi Hal Ini

Adapun aktivis itu menilai bahwa IFA juga mencakup tim yang berbasis di pemukiman khusus Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, yang ilegal menurut hukum internasional.(*)

 

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp