JAKARTA, beritajateng.tv – Baru-baru ini MasterChef Indonesia Season 11 menyedot perhatian publik sejak keluarnya pengumuman pemenang. Bahkan, acara kompetisi memasak itu diwarnai kontroversi.
Berikut tiga kontroversi Grand Final MasterChef Indonesia Season 11 yang tayang pada Minggu, 26 November 2023. Dari pengumuman juara, Belinda Christina berhasil memenangkan kompetisi tersebut.
Sebelumnya, Belinda dan Kiki yang merupakan kontestan terbaik di Grand Final MasterChef Indonesia Season 11 ‘bertarung’ dalam memenangkan kompetisi.
Hasilnya, pada episode terakhir ajang kompetisi memasak itu menetapkan Belinda Christina sebagai juara MasterChef Indonesia Season 11. Ia mengungguli finalis lainnya, Kiki, dengan selisih 10 poin.
Belinda Christina berhasil mengalahkan Kiki dalam ronde pertama dan ronde kedua dalam Grand Final MasterChef Indonesia Season 11 itu.
Hal ini pun tak hanya tertayangkan dalam kanal YouTube resmi MCI, tetapi juga dalam unggahan Instagramnya.
“Selamat @Belinda.mci11, kamu adalah pemenang MasterChef Indonesia Season 11. Tetaplah berkarya di dunia kuliner Indonesia dan membawakan makanan Nusantara ke seluruh dunia,” tulis MCI melalui Instagram @Masterchefina, Minggu (26/11/2023).
Pengumuman pemenang MCI season 11 ini tampaknya tak mendapat respons positif dari beberapa netizen. Bahkan hal ini terus menjadi objek perbincangan mereka di sosial seperti X baru-baru ini.
Beberapa dari netizen mencium adanya kecurangan dan rasisme dalam penentuan pemenang MCI season 11 ini.
BACA JUGA: MasterChef Indonesia Dituding Rasis, William Gozali Beri Tanggapan Ini
Tak hanya itu, bahkan isu politik juga sempat menjadi bahan perbincangan netizen di internet.
Lantas, apa saja kontroversi dalam Grand Final MasterChef ini? Berikut ulasannya.
Kontroversi Grand Final MasterChef Season 11
1. Tudingan rasisme
Kemenangan Belinda sebagai juara MasterChef Season 11 diwarnai dengan isu rasisme.
Belinda diketahui merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia alias Chindo. Sementara itu, Kiki merupakan Indonesia keturunan Medan.
Sejumlah warganet menduga bahwa pihak MasterChef Indonesia memberikan penilaian yang tidak proposional kepada Kiki dan Belinda karena masalah ras dan status sosial.
Perbedaan etnis antara Belinda dan Kiki membuat banyak warganet menduga bahwa pihak kompetisi masak itu membawa sentimen rasisme ke dalam kontesnya. Dugaan ini diperkuat dengan adanya fakta bahwa kontestan dari Chindo banyak memenangkan kejuaraan MCI di musim sebelumnya.
2. Kecewa akan kemenangan Belinda
Dari pengumuman MCI Season 11 yang sudah keluar itu, warganet menilai bahwa Kiki lah yang pantas menjadi pemenang.
Hal ini karena menurut mereka, Belinda memiliki ketrampilan masak yang kurang ahli dari pada Kiki.
Soal hal tersebut, warganet menyoroti hidangan penutup yang disajikan Belinda saat ronde pertama. Menurut juri, rasa hidangan penutup Belinda mirip dengan klorofil dalam artian negatif.
Hal kedua yang warganet soroti adalah momen saat Belinda kesulitan memotong daging domba dan menerima bantuan dari Kiki. Peristiwa ini memang tidak tayang di televisi namun di unggah di Instagram Kiki @Kiki.mci11.
3. Kehadiran Ganjar sebagai kampanye politik
Ganjar Pranowo, salah satu kandidat cawapres hadir dalam acara MCI Season 11. Hal ini pun membuat para netizen heran dan menilai bahwa kehadiran mantan Gubernur Jawa Tengah dan istrinya itu membuat ajang kompetisi masak itu tidak netral.
BACA JUGA: Netizen Mengendus Kejanggalan Masterchef Indonesia Season 11: Kamu Chindo, Kamu Pemenangnya
“Emang boleh MasterChef se-politik ini? Emang boleh? BTW Kiki, for me you are the real winner of MasterChef Indonesia Season 11,” kritik pengguna akun X @trufflewaatree pada Minggu (26/11/2023).
Demikian beberapa kontroversi dalam ajang kompetisi masak MasterChef Indonesia Season 11.(*)





