“Kalau memang tidak ada harapan bagi Palestina, kita keluar,” kata Adian Husaini menirukan penjelasan Presiden.
Ia menilai pertemuan tersebut lebih banyak membahas kondisi geopolitik global. Presiden memaparkan potensi dampak konflik terhadap warga Indonesia luar negeri.
Adian Husaini menyebut Presiden juga menyinggung kritik yang muncul dalam media sosial. “Saya membaca semua kritik itu,” ujar Adian Husaini menirukan pernyataan Presiden.
Dalam diskusi tersebut, Hersubeno juga menyoroti kesan publik terhadap pertemuan tersebut. Ia menyebut muncul anggapan bahwa para ulama berubah sikap setelah bertemu Presiden.
BACA JUGA: Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Wafat, ABI Kota Semarang Gelar Doa 7 Hari
Namun Adian Husaini menilai kesan tersebut kurang tepat. Ia menegaskan forum tersebut lebih berisi penjelasan Presiden mengenai situasi global. “Forum kemarin memang bukan forum dialog,” jelas Adian Husaini.
Ia menambahkan Presiden juga memaparkan berbagai data terkait dampak konflik global. Penjelasan tersebut mencakup potensi ancaman ekonomi serta keselamatan warga Indonesia luar negeri.
Adian Husaini menilai pemerintah perlu memperkuat komunikasi kepada masyarakat. Ia berharap penjelasan kebijakan strategis tersampaikan secara lebih luas kepada publik.
Perdebatan mengenai keterlibatan Indonesia dalam BOP masih berlangsung kalangan masyarakat. Meski begitu, berbagai pihak tetap menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sebagai sikap utama Indonesia. (*)





