Jateng

Ady Setiawan Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang

×

Ady Setiawan Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang

Sebarkan artikel ini
Ady Setiawan Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ady Setiawan dan Direktur Umum Yulianto Prabowo di Aula Pendopo PDAM Tirta Moedal Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng resmi melantik jajaran direksi baru Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Semarang, Rabu, 7 Januari 2026.

Dalam pelantikan tersebut, Ady Setyawan dipercaya mengemban jabatan Direktur Utama, sementara posisi Direktur Umum diisi oleh Yulianto Prabowo. Keduanya terpilih melalui proses seleksi terbuka yang dinilai transparan dan kompetitif.

Lampaui Target 2025, PDAM Tirta Moedal Semarang Bidik 9.500 Sambungan Baru di 2026
Petugas melakukan pembersihan di Instalasi Pengolahan Air Tirta Gajah Mungkur (IPA TGM). (Ellya/beritajateng.tv)

Usai pelantikan, Ady Setyawan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang dan DPRD yang telah membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk mengikuti seleksi pimpinan BUMD secara terbuka.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang dan DPRD yang telah memberikan kesempatan melalui proses seleksi yang transparan. Ini membuktikan bahwa setiap warga negara memiliki peluang yang sama,” ujar Ady.

Sebagai putra daerah Semarang, Ady Setiawan menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja sesuai arahan Wali Kota selaku Kuasa Pemilik Modal PDAM. Fokus utama dalam waktu dekat adalah peningkatan kualitas pelayanan, terutama penanganan pengaduan pelanggan yang cepat dan responsif.

“Pelayanan harus satset, cepat, dan tuntas. Selain itu, kami juga akan mendorong peningkatan pendapatan melalui efisiensi biaya agar kontribusi PDAM terhadap PAD semakin optimal,” katanya.

BACA JUGA: DPRD Kota Semarang Panggil Calon Direktur PDAM, Ini yang Dibahas

Ady mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, salah satunya terkait pengendalian pengambilan air tanah.

Menurutnya, penggunaan air tanah yang berlebihan berisiko menimbulkan penurunan muka tanah dan degradasi lingkungan.

“Penegakan Perda Pengendalian Air Tanah akan kami perkuat. Namun, itu harus di imbangi dengan peningkatan suplai air perpipaan agar masyarakat memiliki alternatif yang andal,” jelasnya.

Untuk memperluas cakupan layanan, PDAM Tirta Moedal akan mengoptimalkan Sistem Penyediaan Air Minum Semarang Barat serta menyiapkan pengembangan SPAM Semarang Timur atau Jeragung. Langkah ini harapannya mampu menjawab kebutuhan air bersih di wilayah timur kota yang terus berkembang.