“Tanpa disadari mereka bisa berkembang dan bisa menghasilkan. Seperti karang taruna dan UMKM akan menjadi pendapatan dari desa itu dan mensejahterakan masyarakat desa,” ujarnya.
Namun seluruh desa tidak bisa sekedar ikut-ikutan dalam membuat desa wisata. Hal tersebut karena masing-masing desa memiliki potensi untuk pengembangan desa wisata.
“Karena tidak semua bisa sama dan harus sesuai dengan potensi masing-masing desa,” tambahnya
Wiwin menyebutkan pihaknya akan terus mendukung dan akan memberikan pemahaman bagaimana pemdes bisa memanajemen dengan baik potensi yang ada. Selain itu pendukung sebuah desa wisata seperti UMKM harus memperkuat pondasinya agar terus eksis.
“Jadi semuanya berjalan bersinergi dengan baik dan saling mendukung dan nanti akan menghasilkan desa yang benar-benar sejahtera,” pungkasnya (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





