BLORA, beritajateng.tv – Kepolisian Resor (Polres) Blora mencatat adanya peningkatan angka kasus keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025 ketimbang tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut terpicu oleh sejumlah residivis yang kembali melakukan tindak kejahatan usai bebas dari hukuman penjara, terlebih dengan adanya tekanan kondisi ekonomi.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menyampaikan hal itu dalam rilis akhir tahun di halaman Polres Blora, Senin, 29 Desember 2025.
BACA JUGA: Pesta Miras Berujung Penganiayaan, Pria Asal Samarinda Kena Ringkus Satreskrim Polres Semarang
Turut menyaksikan dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh lintas agama.
Dalam kesempatan itu, Polres Blora juga memusnahkan sebanyak 2.143 botol minuman keras (miras) berbagai jenis. Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
“Barang bukti miras ini hasil operasi dari para penjual yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blora,” ujar AKBP Wawan.
BACA JUGA: Cegah Peredaran Narkoba dan Miras, Polres Blora Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam
Selain angka kasus kamtibmas, Kapolres juga mengungkap adanya peningkatan pelanggaran lalu lintas sepanjang 2025. Menurutnya, salah satu faktor penyebabnya ialah keterbatasan penindakan tilang manual yang kini tak lagi boleh.
“Namun yang paling penting adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” kata Wawan.
BACA JUGA: Awali Operasi Ketupat Candi 2025, Polres Semarang Musnahkan Ribuan Botol Miras
Ia menambahkan, Polres Blora akan terus mengintensifkan upaya pencegahan melalui patroli, edukasi, serta penegakan hukum yang humanis guna menekan angka kriminalitas dan pelanggaran lalu lintas ke depan.
AKBP Wawan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, khususnya menjelang dan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





