Pendaftaran beasiswa Australia Awards memiliki beberapa persyaratan. Pendaftar harus merupakan warga negara Indonesia, tidak menikah dengan warga negara Australia atau Selandia Baru, tidak sedang mengajukan visa tinggal di Australia, dan bukan anggota militer aktif.
Selain itu, pelamar harus memiliki IPK minimal 3,0 untuk program PhD dan 2,9 untuk program Master, serta menyertakan hasil tes TOEFL atau IELTS. Informasi lengkap mengenai persyaratan dapat ditemukan di australiaawardsindonesia.org.
Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono, menambahkan bahwa kegiatan ini akan mempererat kerja sama antara Undip dan Australia. “Banyak mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri, dan Australia adalah pilihan yang dekat dan memiliki banyak universitas,” ujarnya.
Teguh menegaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini bukan untuk mendukung fenomena ‘kabur aja dulu’ yang tengah viral. “Ini bukan tentang itu. Kami mendorong mahasiswa untuk kembali setelah studi dan mencintai tanah air,” tutupnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





