Nasional

Awas Barang Palsu, Ini Cara Cek Keaslian Meterai Tempel untuk Dokumen Pendaftaran CPNS 2024

×

Awas Barang Palsu, Ini Cara Cek Keaslian Meterai Tempel untuk Dokumen Pendaftaran CPNS 2024

Sebarkan artikel ini
meterai tempel
Ilustrasi meterai tempel. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Penggunaan meterai tempel dalam pendaftaran seleksi CPNS 2024 kini bersifat opsional. Hal ini lantaran kendala teknis pada situs penjualan resmi e-meterai.

Kendala ini membuat beberapa pelamar kesulitan dalam mendapatkan meterai elektronik untuk memenuhi persyaratan dokumen.

Meski demikian, pelamar tetap perlu berhati-hati terhadap penggunaan meterai palsu atau meterai yang sudah terpakai sebelumnya. Hal tersebut ditegaskan melalui Surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Nomor: 5915/B-SI.02.03/SD/E/2024.

BACA JUGA: Pendaftar di Jateng Alami Peningkatan, BKD Ungkap Formasi CPNS yang Masih Sepi Peminat

Dalam surat tersebut, BKN mengingatkan bahwa penggunaan meterai yang tidak sah dapat menyebabkan pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada tahap seleksi administrasi.

Guna memastikan keaslian meterai tempel fisik untuk pendaftaran CPNS 2024, pelamar perlu memahami ciri-ciri dari meterai asli.

Cara cek keaslian meterai tempel untuk dokumen daftar CPNS 2024

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.03/2021, terdapat ciri umum dan ciri khusus yang harus para pelamar perhatikan.

Ciri umum meterai tempel asli meliputi gambar lambang negara Garuda Pancasila, tulisan “METERAI TEMPEL”, serta angka “10000” dengan keterangan “SEPULUH RIBU RUPIAH” yang menunjukkan tarif bea meterai.

Selain itu, terdapat teks mikro dengan modulasi bertuliskan “INDONESIA”, blok ornamen khas Indonesia, serta tulisan “TGL. 20” yang menandakan tanggal pembuatan.

Adapun ciri khusus yang bisa kita periksa yakni bentuk segi empat dengan warna dominan merah muda.

BACA JUGA: Kini Daftar CPNS 2024 Boleh Pakai Meterai Tempel, Ini Ketentuan dan Cara Unggah Dokumennya

Meterai asli juga memiliki perekat pada sisi belakang, serat berwarna merah dan kuning, serta garis hologram pengaman yang menampilkan desain lambang negara Garuda Pancasila, bintang, logo Kementerian Keuangan, dan tulisan “djp”.

Tak hanya itu, terdapat efek raba pada ciri umum dan perubahan warna dari magenta menjadi hijau pada blok ornamen khas Indonesia.