SRAGEN, beritajateng.tv – Bank Jateng aktif berkolaborasi dalam memperkuat ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Langkah konkret ini terwujud melalui acara Sosialisasi, Aktivasi, dan Pendampingan Agen Duta yang berlangsung di Aula Bank Jateng Cabang Sragen pada 16-17 September 2025.
Sebanyak 208 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) turut hadir dalam acara ini. KDMP tersebut didorong untuk bergabung dengan layanan Laku Pandai. Hingga Kamis, 25 September 2025, sebanyak 179 KDMP telah berhasil terdaftar dan mulai beroperasi, sementara 29 lainnya masih dalam proses.
Laku Pandai, atau Layanan Keuangan Tanpa Kantor, adalah program nasional hasil inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank Jateng berpartisipasi dengan menyediakan aplikasi Agen Duta yang memungkinkan koperasi menjadi perpanjangan tangan bank. Dengan menjadi agen, KDMP di Sragen dapat melayani berbagai kebutuhan masyarakat seperti pembayaran pajak kendaraan, PBB, tagihan listrik dan air, hingga pembelian pulsa.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Sragen, Heri Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini menegaskan komitmen kuat bank.
“Kehadiran kami bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menjadikan KDMP sebagai mitra usaha strategis yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” kata Heri.
Bank Jateng Dukung Keuangan Koperasi
Bank Jateng siap menyediakan layanan permodalan dan pendampingan keuangan bagi koperasi yang telah berbadan hukum. Akses pembiayaan yang tepat akan menjadikan koperasi tulang punggung perekonomian lokal.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Sragen, Cosmas Edwi Yunanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menggerakkan ekonomi desa sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah. Cosmas optimis bahwa seluruh KDMP di Sragen akan segera bergabung dan beroperasi penuh.
BACA JUGA: Bank Jateng Syariah Toreh Prestasi Nasional di Infobank Sharia Financial Institution Award 2025
Selain menjadi agen perbankan, banyak KDMP yang juga telah mengembangkan unit usaha produktif lainnya. Misalnya, sukses mengelola usaha sembako, simpan pinjam, penjualan elpiji 3 kg, hingga penyediaan pupuk.
Lewat kolaborasi yang solid ini, Bank Jateng dan KDMP di Sragen dapat terus berkembang, memberikan layanan ekonomi yang lebih baik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)
Editor: Andi Naga Wulan.





