Jateng

Eksis Tiga Tahun Berturut-turut, Bank Jateng Sukses Jaga Peringkat idAA-/Stable

×

Eksis Tiga Tahun Berturut-turut, Bank Jateng Sukses Jaga Peringkat idAA-/Stable

Sebarkan artikel ini
Bank Jateng
Ilustrasi. Gedung Bank Jateng Kantor Pusat.

SEMARANG, beritajateng.tv – Bank Jateng kembali berhasil mempertahankan peringkat idAA-/Stable (double A minus) dengan prospek stabil dari lembaga pemeringkat Pefindo untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan Bank Jateng yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang daripada perusahaan lain di Indonesia. Kekuatan itu didukung oleh tingkat permodalan dan profil likuiditas yang solid, serta pasar captive yang kuat di Jawa Tengah.

Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menegaskan capaian ini menjadi bukti konsistensi Bank Jateng dalam menjaga kinerja meskipun kondisi ekonomi saat ini sangat tidak menentu.

“Peringkat idAA-/Stable ini menunjukkan bahwa Bank Jateng tetap sehat dengan pertumbuhan solid. Hal ini tercermin dari kinerja keuangan per Juni 2025. Total aset tumbuh 9,39% menjadi Rp94,64 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,10% menjadi Rp77,36 triliun, serta penyaluran kredit yang tumbuh 2,91% menjadi Rp63,46 triliun,” ungkap Irianto, Rabu, 20 Agustus 2025.

BACA JUGA: Bank Jateng Dukung Program Sosial Lewat Penyerahan Bantuan Kaki Palsu kepada Penyandang Disabilitas di Kudus

Komitmen Bank Jateng

Selain pertumbuhan keuangan, Bank Jateng juga terus memperkuat jaringan pelayanan. Hingga 2025, tercatat sebanyak 1.883 jaringan layanan tersebar di seluruh Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta. Layanan tersebut mencakup kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor fungsional dan payment, ATM dan CRM, serta kas keliling.

Bank Jateng juga berkomitmen menjaga sinergi dengan 36 pemerintah daerah se-Jawa Tengah melalui pengembangan digitalisasi keuangan daerah (ETPD) hingga ke tingkat desa. Beberapa inovasi yang telah berhasil antara lain Cash Management, Kartu Kredit Pemda, Siskeudes, Samsat Budiman, hingga layanan untuk BUMDes.

Tidak hanya fokus pada perbankan konvensional, tahun ini juga fokus memperluas layanan syariah dengan membuka Kantor Cabang Syariah Yogyakarta. Hal tersebut guna memenuhi kebutuhan nasabah syariah yang terus berkembang.

BACA JUGA: Bank Jateng Dorong Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Transformasi Digital Lewat Festival Kopi dan Jambore UMKM Wonogiri

Prestasi lain yang membanggakan yakni berhasil melaksanakan Overnight Index Swap (OIS). OIS adalah sebuah instrumen bisnis treasury yang selama ini identik dengan bank besar nasional.

“Keberhasilan melaksanakan OIS menunjukkan potensi besar kita dalam bisnis treasury. Sebagai pionir di antara BPD se-Indonesia, kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi bank daerah lainnya,” jelas Irianto.

Irianto menambahkan, Bank Jateng optimistis dapat meningkatkan peringkatnya di masa mendatang.

“Semakin kuatnya profil bisnis secara substansial dan konsisten, serta perbaikan berkelanjutan pada profil keuangan, kami optimis peringkat kita akan terus meningkat,” pungkasnya.

Adanya capaian ini, Bank Jateng hadir sebagai bank daerah berdaya saing nasional yang tidak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sinergi dan inovasi berkelanjutan. (*)

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp