SEMARANG, beritajateng.tv – Bank Jateng melalui unit usaha syariah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Jawa Tengah dengan menyerahkan satu unit mobil operasional kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah, Selasa, 22 Juli 2025.
Penyerahan mobil jenis Innova Reborn ini dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, kepada Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji di halaman kantor Baznas Jateng.
Irianto Harko Saputro mengatakan bahwa bantuan mobil tersebut merupakan bagian dari dukungan Bank Jateng Syariah terhadap efektivitas kerja Baznas, khususnya dalam kegiatan pengumpulan dan pendistribusian zakat di berbagai wilayah di Jawa Tengah.
BACA JUGA: Perkuat Ekosistem Investasi Regional, Bank Jateng Jadi Mitra Kerja BNI Asset Management
“Dengan pemberian bantuan mobil operasional ini, mudah-mudahan bermanfaat dalam membantu pengelolaan dan pendistribusian zakat di wilayah Jawa Tengah,” ujar Irianto.
Ketua Baznas Jateng, KH. Ahmad Darodji menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan dari Bank Jateng. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti dalam meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan distribusi zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Jateng Syariah atas perhatian dan dukungannya. Bantuan ini akan sangat membantu kami dalam mempercepat pendistribusian zakat dan menjangkau lebih banyak mustahik di berbagai daerah,” kata Darodji.
BACA JUGA: Dukung Penuh CSR, Bank Jateng Bantu Perbaikan 48 RTLH di Wonogiri
Peningkatan penerimaan zakat di Baznas Jateng menunjukkan tren yang positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, penerimaan zakat mencapai Rp91,7 miliar, naik menjadi Rp102,7 miliar pada 2024.
Sementara itu, hingga April 2025, penerimaan sudah menyentuh angka Rp36,07 miliar dan kemungkinan akan terus bertambah hingga akhir tahun.
Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi antara perbankan syariah dan lembaga zakat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman. (*)
Editor: Andi Naga Wulan.





