Padahal, kata Hero, pebisnis juga membutuhkan kehadiran AI. Namun, kerap terjadi miss akan hal tersebut.
BACA JUGA: Dalami Artificial Intelligence, Profesor dari Udinus Ini Jadi Guru Besar TI Pertama di Jateng
“Terlalu cepat dan banyak perubahannya. Makanya kami bantu menjembatani, antara banyak manfaat, banyak cara dan strategi, tapi banyak yang kurang paham,” tuturnya.
Lebih lanjut, pihaknya berharap pengusaha di Kota Semarang dan juga Indonesia bisa memanfaatkan teknologi AI tersebut. Terlebih, kata dia, Indonesia memiliki kualitas SDM yang potensial.
“Kita ini bangsa yang sebenernya layak disebut maju. Masalahnya di sana tadi, kadang-kadang mindset kita perlu dibenerin. Artinya bagaimana kita bisa adaptasi dengan teknologi baru,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





