SEMARANG, beritajateng.tv – Alih-alih dianggap menggantikan pekerjaan manusia, artificial intelligence (AI) justru mampu meningkatkan produktivitas sebuah bisnis.
CEO Herco Digital, Hero Wijayadi, meyakini kehadiran AI mampu meningkatkan produktivitas suatu perusahaan. Kendati begitu, pihaknya tak menampik jika banyak pengusaha yang terlalu khawatir soal keberadaan AI.
“Banyak orang terlalu khawatir dengan keberadaan AI, dikatakan menggantikan, menganggu lapangan kerja,” ujar Hero saat dijumpai di AWANN Hotel, Kota Semarang, Selasa, 17 September 2024.
Padahal, kata Hero, AI bukan menghilangkan lapangan kerja. Melainkan, kehadiran AI menurut Hero mampu menggantikan jenis lapangan kerja yang ada sebelumnya.
“Yang orang lupa itu sebenernya [AI] bukan menghilangkan, tapi menggantikan. Dalam arti ada yang akan hilang, tapi akan ada peluang baru yang muncul dengan adanya AI,” ucap Hero.
BACA JUGA: Gelar Horizon 2025, Herco Digital Kenalkan Fitur Google dan AI ke Puluhan Pebisnis di Kota Semarang
Dengan hadirnya AI, otomatis suatu bisnis memerlukan tenaga kerja yang mampu mengoperasikan teknologi tersebut.
“Untuk bisa menggunakan AI itu, pebisnis juga butuh orang agar bisa mengatur. Kan gak bisa dia cuma jalan gitu aja, harus ada yang ngatur,” beber dia.
Hero menilai, hadirnya AI memang bisa mengefisiensi beberapa bidang pekerjaan. Salah satunya adalah desain grafis yang bisa dikerjakan dengan lebih mudah.
Namun, strategi atau cara dalam mengerjakan desain tersebut, kata Hero, tetap memerlukan tenaga kerja manusia.
“Tapi bagaimana strateginya, itu kan butuh orang juga. Sebenarnya terbukti kok bahwa produktivitas perusahaan banyak yang meningkat dengan tambahan AI,” paparnya.
Sebut potensi SDM luar biasa, Hero harap perusahaan melek AI
Menanggapi pemanfaatan AI di kalangan pengusaha, khususnya di Kota Semarang, Hero melihat banyak orang merasa kewalahan akibat AI.
“AI itu cepatnya luar biasa. Kami saja yang secara bisnis bekerja di bidang teknologi digital, secara kerjaan, kami melihat AI segini cepatnya. Apalagi pebisnis yang gak ikutin AI tiap hari,” ungkap Hero.





