Aziz menyebut sejumlah daerah yang belum memiliki BLK antara lain Kota Tegal dan Brebes. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak sepenuhnya menghambat karena masih bisa memanfaatkan fasilitas pelatihan yang tersedia di wilayah sekitar.
“Seperti Cilacap itu memang kabupatennya belum punya, tapi di sana ada BLK provinsi. Jadi tetap bisa ԁimanfaatkan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyebut adanya Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) yang ԁikelola oleh berbagai lembaga, termasuk pondok pesantren, sebagai alternatif pelatihan bagi masyarakat.
BACA JUGA: Ada 12 Daerah di Jateng Usulkan Kawasan Industri Baru, Ahmad Luthfi: Kita Dilirik Investor Asing
“Selain BLK itu ada BLKK yang ada di komunitas, salah satunya di pondok pesantren. Jadi daerah seperti Brebes itu bisa memanfaatkan yang sudah ada,” katanya.
Di luar fasilitas milik pemerintah, Aziz menambahkan terdapat sekitar 1.300 lembaga pelatihan kerja milik swasta di Jawa Tengah yang juga berperan dalam menyiapkan tenaga kerja.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, Aziz berharap kesiapan tenaga kerja di Jawa Tengah tetap bisa terjaga seiring dengan pengembangan kawasan industri yang terus ԁidorong di berbagai daerah. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





