Jateng

Ada 12 Daerah di Jateng Usulkan Kawasan Industri Baru, Ahmad Luthfi: Kita Dilirik Investor Asing

×

Ada 12 Daerah di Jateng Usulkan Kawasan Industri Baru, Ahmad Luthfi: Kita Dilirik Investor Asing

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Kamis, 30 April 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkap usulan DPRD Jawa Tengah atas penambahan kawasan industri baru guna mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu Lutfhi sampaikan usai menghadiri rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Kamis, 30 April 2026. Luthfi menuturkan, usulan tersebut muncul seiring terbatasnya jumlah kawasan industri di Jawa Tengah yang saat ini baru berjumlah tujuh.

“Persidangan kedua ini sudah ԁitutup dan beberapa usulan dari rekan-rekan, terutama terkait investasi. Jadi investasi di tempat kita ini rekan-rekan dewan mengusulkan agar ԁibuka kembali kawasan industri karena kawasan industri kita baru tujuh,” terang Luthfi.

Luthfi mengungkap, sedikitnya terdapat usulan pengembangan kawasan industri di 12 wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dalam hematnya, langkah tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah.

“Memang dari beberapa kabupaten/kota sudah mengusulkan 12 wilayah terkait kawasan industri, untuk menumbuhkan ekonomi baru di wilayah kita,” jelasnya.

BACA JUGA: Rencana 9 Kawasan Industri Baru di Jateng Dikritik, Kholik: Berisiko Percepat Alih Fungsi Lahan Tanam

Luthfi mengklaim, Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu daerah yang ԁilirik investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Ia menyebut dominasi investasi asing juga cukup tinggi.

“Investasi kita itu ԁilirik tidak hanya oleh perusahaan daerah maupun nasional, bahkan luar negeri pun PMA sudah hampir 58 persen,” katanya.

Ia menambahkan, capaian investasi di Jawa Tengah saat ini telah mendekati Rp110 triliun. Angka tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Capaian investasi di Jawa Tengah sudah mendekati angka hampir Rp110 triliun dan ini mendongkrak perkembangan ekonomi di wilayah kita yaitu 5,37 persen,” ujarnya.

Selain itu, Luthfi menekankan sektor industri di Jawa Tengah ԁidominasi oleh industri padat karya yang berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Investasi di Jawa Tengah yang banyak adalah padat karya. Jadi padat karya dengan mereduksi angka pengangguran terbuka kita hampir 420 ribu,” pungkas Luthfi.