Jateng

Batal Berangkat, Calon Jemaah Geruduk Biro Umrah di Java Mall Semarang

×

Batal Berangkat, Calon Jemaah Geruduk Biro Umrah di Java Mall Semarang

Sebarkan artikel ini
Biro Umrah Java Mall
Calon jemaah umrah menggeruduk kantor biro perjalanan Al Amanah di Java Mall Kota Semarang, Minggu, 26 April 2026 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah calon jemaah umrah menggeruduk kantor biro perjalanan Al Amanah yang berada di Java Mall Kota Semarang pada Minggu, 26 April 2026 malam. Aksi tersebut terjadi karena kekecewaan calon jemaah yang tak kunjung mendapat kepastian keberangkatan.

Berdasarkan pantauan beritajateng.tv, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat kantor biro dalam kondisi akan tutup. Para calon jemaah datang untuk meminta kejelasan terkait nasib keberangkatan dan pengembalian dana yang telah mereka bayarkan.

Situasi sempat memanas, para calon jemaah berteriak meminta pengembalian uang. Pemilik biro perjalanan yang terkepung tak bisa berkutik.

Akhirnya aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang datang sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas sempat melakukan ԁialog dengan pemilik biro dan calon jemaah. Kemudian polisi membawa yang bersangkutan ke Polrestabes Semarang untuk ԁimintai keterangan lebih lanjut.

BACA JUGA: Meski Ada Imbauan Penundaan, Biro Umroh di Blora Tetap Berangkatkan 33 Jemaah ke Tanah Suci

Salah satu calon jemaah, Reza Tongga (43), warga Mijen, mengaku seharusnya berangkat pada 5 Januari 2026 setelah melunasi pembayaran pada Desember 2025. Namun, dua hari sebelum keberangkatan, jadwal tiba-tiba ԁiubah.

“H-2 mendadak reschedule. Saya curiga ada indikasi penipuan, akhirnya saya laporkan ke Polda. Sekarang ԁitangani Polrestabes, tapi belum ada perkembangan signifikan,” jelasnya pada Minggu, 26 April 2026 malam.

Reza mengalami kerugian Rp50 juta untuk dua orang dan baru menerima pengembalian Rp30 juta setelah membuat laporan. Lebih lanjut, ia menjelaskan ada sekitar 12 orang yang bernasib sama dengannya. Bahkan, ada yang menanggung kerugian hingga Rp275 juta.

“Total yang kami data ada sekitar 12 korban, rata-rata kerugian Rp25 juta hingga Rp50 juta per orang. Tapi kemungkinan masih banyak korban lain yang belum terdata,” jelasnya.

Iming-iming dari Biro Umrah di Java Mall Semarang

Ia juga mengungkap adanya iming-iming pengembalian dana dari pemilik biro Al Amanah. Namun, dengan catatan Reza harus mencabut laporan.