“Jangan menggunakan kata-kata kasar, provokatif maupun sara di media sosial. Kemudian jangan memposting berita atau status bohong (Hoax). Serta jangan melakukan copy paste artikel atau gambar yang mempunyai hak cipta. “ Tambah Pratikno.
Sementara itu, Urip Daryanto, jurnalis Suara Merdeka mengajak masyarakat untuk memastikan kebenaran berita yang beredar di media sosial dengan memeriksa faktanya.
“Banyak situs untuk memastikan suatu berita. Seperti cekfakta.com, turnbackhoax.id, stophoax.id. Paling tidak ini bisa bermanfaat untuk melakukan cek fakta terhadap suatu berita, atau isu-isu politik yang marak dan hoax,” ujarnya
Mbah Urip, sapaan akrabnya, juga menyarankan ke Bawaslu Blora untuk membuat karya atau konten positif yang berisi ajakan kepada masyarakat. Untuk menolak segala bentuk hoax, politik sara, kampanye hitam dan politik uang. Dengan berkolaborasi dengan video blogger (vlogger), blogger, dan pegiat media sosial yang ada di Kabupaten Blora.
” Jika perlu buat lomba video untuk konten kreator di Blora, dengan tema menolak segala bentuk hoax, politisasi sara, dan kampanye hitam,“ Pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah




