BLORA, beritajateng.tv – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Blora pada Selasa, 29 April 2025 untuk melaporkan hasil pengawasan Pilkada Serentak 2024 serta penggunaan dana hibah.
Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Andyka Fuad Ibrahim, mengungkapkan bahwa selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024, Bawaslu menerima dana hibah dari Pemkab sebesar Rp 9,6 miliar.
Dari jumlah tersebut, Rp 8,3 miliar telah digunakan, sehingga tersisa Rp 1,3 miliar yang akan dikembalikan ke rekening Pemkab.
“Dana hibah yang kami terima sebesar Rp 9,6 miliar kami gunakan dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Dan tersisa Rp 1,3 miliar yang kami kembalikan,” ujar Andyka.
BACA JUGA: Bawaslu Blora Luncurkan Buku “Ujung Tombak Pengawasan Pemilu di Bumi Samin”
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Blora atas dukungannya dalam menciptakan proses Pilkada 2024 yang berjalan lancar.
“Alhamdulillah, berkat dukungan dari Pemkab Blora, seluruh tahapan Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Andyka mengungkap tujuan pihaknya memohon dukungan anggaran. Hal ini untuk kegiatan kerjasama, sosialisasi, dan pendidikan demokrasi di 16 kecamatan selama masa non-tahapan. Yakni dengan total anggaran sebesar Rp 320 juta.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, menanggapi permohonan tersebut dengan meminta Bawaslu untuk segera mengajukan dan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.
“Segera diajukan saja, koordinasi dengan Sekda agar segera ditindaklanjuti,” pungkas Bupati.
BACA JUGA: DPR RI Komisi VII Adakan Bimtek untuk Tingkatkan Pariwisata Blora
Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama antara Bawaslu dan Pemkab dalam menjaga proses demokrasi yang sehat dan transparan di Kabupaten Blora. (*)
Editor: Farah Nazila





