Ekbis

Bazar Ramadan dan GPM di 177 Kelurahan Semarang untuk Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran

×

Bazar Ramadan dan GPM di 177 Kelurahan Semarang untuk Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
Bazar Ramadan dan GPM di 177 Kelurahan Semarang untuk Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran
Pembukaan Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Balai Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak. Ia mengimbau warga agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.

“Kami berharap masyarakat tidak melakukan panic buying. Belanjalah sesuai kebutuhan agar ketersediaan barang tetap terjaga dan harga tetap stabil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, mengatakan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya melalui operasi pasar. Tetapi juga melalui penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Dukungan BI pada Para Petani

Menurutnya, Bank Indonesia memberikan dukungan kepada para petani yang menghasilkan komoditas penyumbang inflasi. Seperti cabai dan bawang merah.

“Kami melakukan berbagai upaya dari sisi produksi hingga distribusi. Dari hulu kami memberikan pelatihan kepada petani, menyediakan alat dan mesin pertanian, hingga membantu proses pengolahan hasil panen,” kata Nugroho.

Ia menambahkan bahwa dukungan juga di berikan pada tahap pascapanen, seperti penyediaan fasilitas penggilingan padi dan alat pengering hasil pertanian. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas serta menjaga pasokan pangan di pasar.

Selain produksi, Bank Indonesia juga membantu memperlancar distribusi komoditas pangan melalui berbagai program kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha.

“Dari sisi distribusi kami membantu menyalurkan hasil produksi dari klaster-klaster binaan, misalnya bawang merah dari petani binaan yang langsung disuplai ke kegiatan pangan murah seperti ini,” jelasnya.

Nugroho menambahkan bahwa gerakan pangan murah serentak tidak hanya digelar di Kota Semarang, tetapi juga dilaksanakan di berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Gerakan pangan murah ini dilaksanakan serentak di 177 kelurahan di Kota Semarang dan juga di 31 kabupaten dan kota di Jawa Tengah sejak 6 Maret,” ujarnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp