SEMARANG, beritajateng.tv – Fashion show anak-anak bertema ‘Kebangkitan Nasional’ menarik perhatian di Pasar Senggol Hotel Grand Candi, Kota Semarang, Minggu 26 Mei 2024 sore.
Pagelaran fashion show tersebut menghadirkan empat anak-anak, tak lupa dengan berbagai macam kostum Indonesia yang mereka pakai.
Salah satu peserta fashion show tersebut merupakan kakak-beradik yang akrab disapa Elang dan Gilva.
Elang Bayu Alfatih (6) yang merupakan siswa TK itu tampak percaya diri menggunakan kostum bak pahlawan pejuang kemerdekaan Indonesia.
Bahkan, Elang dengan berani menunjukan gaya andalannya dengan properti senjata mainan selagi cat walk di atas panggung.
BACA JUGA: Padukan Olahraga Serta Budaya, Pasar Senggol Hadirkan Liga Catur di Hotel Grand Candi Semarang
Begitu juga dengan sang adik, Anindya Syauki Gilvaningrum alias Gilva (2), yang tampak anggun dengan kebaya jawa sebagai kostum andalannya.
Setali tiga uang dengan kakaknya, Gilva tak canggung saat bergaya di atas panggung. Tak ayal, penampilan Elang dan Gilva pun mencuri perhatian penonton dalam pagelaran fashion show tersebut.
Gilva tampil sebagai peserta termuda. Kakak beradik itu pun berhasil meraih juara dalam pagelaran fashion show tersebut.
Usai pagelaran fashion show berlangsung, beritajateng.tv berbincang dengan Ibunda Elang dan Gilva, Juli.
Fashion Show Hotel Grand Candi Semarang bukan pagelaran pertama bagi Elang dan Gilva
Juli menuturkan, pagelaran fashion show ini bukan kali pertama bagi Elang dan Gilva. Bahkan, tutur Juli, Gilva sudah mengikuti pagelaran fashion show sejak usia 18 bulan.
Tak heran, Elang dan Gilva sama sekali tidak terlihat canggung atau takut saat berada di atas panggung.
“Mereka kan sudah terbiasa dengan lomba fashion show. Mereka tidak dari agensi atau kelas modelling besar, mereka hanya anak-anak yang mau belajar saja,” ujar Juli.
Gilva memiliki cara unik dalam belajar fashion show. Menurut pengakuannya, Gilva kerap kali belajar dari sang kakak, Elang yang lebih dulu mengikuti ajang fashion show.
Tak hanya itu, lanjut Juli, Gilva dan Elang mampu belajar fashion show melalui video yang ia pertontonkan dari YouTube.
“Belajarnya natural, sering saya lihatkan video fashion show. Setiap kali lomba itu saya tawarkan, ‘Mau tidak kegiatan ini diambil?’ Artinya kalau kegiatan itu diambil, Alhamdullilah anaknya mau tanggung jawab semua,” bebernya.
BACA JUGA: Rayakan Hari Kartini, Puluhan Perempuan Berkebaya Flashmob Tari di Pasar Senggol Hotel Grand Candi
Kegiatan fashion show yang kerap Elang dan Gilva ikuti juga melatih tanggung jawab mereka sedari dini.
“Seperti Gilva, sudah pakai sanggul di umur 2 tahun. ‘Kalau aku ketiduran nanti sanggulku akan rusak’, dia sudah tau itu dan totalitas banget. Sudah diajarkan totalitas dan tanggung jawab juga,” paparnya.
Untuk mengasah kemampuan dan pengalamannya, Juli menarget Elang dan Gilva untuk mengikuti pagelaran fashion show sebanyak dua kali dalam sebulan.
Selain fashion show, Juli menuturkan Elang juga melebarkan sayapnya di industri film.
“Pernah jadi figuran film layar lebar horor. Muncul beberapa scene saja, mereka belajar bagaimana on cam dan semua otodidak. Tidak ada sekokah acting tertentu,” ujarnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





